RADAR BALI - Bali United saat ini sedang memfokuskan diri pada program latihan di Bali United Training Center, Gianyar.
Persiapan ini dilakukan di tengah jeda kompetisi BRI Super League 2025/26 yang dihentikan sementara akibat FIFA Match Day, di mana Timnas Indonesia berjuang di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Namun, persiapan Serdadu Tridatu terganggu oleh cedera yang dialami beberapa pemainnya.
Tiga Pemain Absen, Termasuk Gelandang Andalan
Selain Mirza Mustafic, dua pemain gelandang lain masih belum bisa bergabung sepenuhnya dalam program latihan tim.
Hal ini dikonfirmasi langsung oleh dokter tim Bali United, dr. Ganda Putra.
"Selain Mirza, saat ini juga ada Brandon yang masih dalam pemulihan cedera dan ada Maouri yang baru sembuh dari sakit," jelas dr. Ganda.
Cedera Mirza Mustafic, sang gelandang bernomor punggung 10, menjadi perhatian khusus.
Ia ditarik keluar secara mendadak saat pertandingan melawan Semen Padang pada 26 September lalu.
Mirza mengalami benturan dengan pemain lawan yang membuatnya terjatuh dan memegang bahu kanannya.
Menurut dr. Ganda, Mirza Mustafic mengalami dislokasi bahu. Cedera ini membuatnya tidak bisa melanjutkan pertandingan saat itu.
"Saat ini sedang dalam tahap rehabilitasi dan kemungkinan sekitar satu hingga dua minggu ke depan baru bisa kembali bergabung dengan tim," ungkap dr. Ganda.
Kehilangan Mirza Mustafic sangat memukul Bali United. Gelandang asal Luxemburg ini adalah motor serangan dan menjadi penyeimbang dalam pola transisi dari bertahan ke menyerang.
Dia juga menyumbang tiga gol dalam tujuh pertandingan pertama Bali United. Artinya, seperempat total gol Bali United dicetak oleh pemain yang diprediksi memiliki nilai kontrak Rp 4,35 miliar tersebut.
Selain Mirza, dua gelandang lain yang absen adalah Brandon Wilson dan Maouri Simon.
Brandon Wilson, gelandang yang baru saja memperpanjang kontrak satu musim, memiliki peran krusial di lini tengah.
Musim ini ia telah tampil dalam enam pertandingan dan menyumbang satu assist.
Peran utamanya adalah memutus serangan lawan dan menjadi pemberi umpan kunci. Performanya yang solid membuat CEO Bali United, Yabes Tanuri, memutuskan untuk mempertahankannya.
"Brandon Wilson memiliki kualitas di lini tengah dalam menyukseskan taktikal dalam tim," kata Yabes Tanuri.
Selama musim pertamanya bersama Bali United, mantan pemain Ha Noi FC ini tampil dalam 34 pertandingan di Piala Presiden 2024 dan Liga 1 2024/25. Ia mencetak satu gol di Piala Presiden dan satu assist di Liga 1 musim lalu.
Sementara itu, Maouri Simon adalah gelandang serang muda dari Bali United Youth.
Prestasinya yang menonjol adalah ketika ia membawa Timnas Indonesia U-20 meraih kemenangan 2-1 atas Timnas Argentina U-20, di mana ia mencetak gol penalti dan memberikan satu assist untuk gol Kadek Arel.
Maouri memulai karier profesionalnya setelah mendapatkan "Golden Pass" dalam program "The Next Gen Bali United" pada tahun 2022. Musim ini, ia telah tampil dalam empat laga bersama tim senior.
Joao Ferrari Kembali Setelah Jalani Hukuman
Kabar baik datang dari lini belakang, di mana Joao Ferrari siap kembali membela tim setelah absen dalam tiga pertandingan Super League 2025/2026.
Ia sebelumnya mendapat hukuman kartu merah langsung saat menjamu Madura United di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menambah hukuman Joao menjadi tiga pertandingan, yang membuatnya harus absen saat laga Bali United melawan Persija Jakarta, PSIM Yogyakarta, dan Semen Padang.
Selama eks bek PSIS Semarang itu absen, posisi bek tengah Bali United diisi oleh Kadek Arel Priyatna dan Bagas Adi Nugroho.
Absennya Joao Ferrari berdampak signifikan pada hasil Bali United.
Saat melawan Persija Jakarta, Serdadu Tridatu bermain imbang 1-1. Bahkan, saat menjamu PSIM Yogyakarta, Bali United menelan kekalahan 1-3.
Kemenangan kembali diraih di laga tandang melawan Semen Padang dengan skor 3-1 berkat strategi pressing ketat dan marking yang efektif diterapkan Bagas dan Kadek Arel.
Joao Ferrari dijadwalkan kembali membantu Serdadu Tridatu saat bertandang ke markas Persijap Jepara pada 19 Oktober mendatang.
Sejatinya, ia sudah terbebas dari sanksi sejak pekan kedelapan, namun laga tersebut ditunda dan digeser pada Desember mendatang.
Saat ini, Bali United menempati peringkat ke-11 klasemen sementara dengan 9 poin dari 2 kemenangan, 3 hasil imbang, dan 2 kekalahan.
Mereka akan kembali melanjutkan perjuangan di pekan ke-8 dengan melawat ke markas tim promosi, Persijap Jepara, di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara.***
Editor : Ibnu Yunianto