RADAR BALI - Bali United tetap menggelar latihan intensif di tengah jeda FIFA Matchday Oktober 2025 meskipun tanpa kehadiran pelatih kepala, Johnny Jansen.
Jansen pulang ke Belanda untuk urusan pribadi, namun tim tetap berada di bawah kendali asisten pelatih, Jeffrey Talan, yang juga merupakan asisten pelatih Timnas Belanda U-21.
Jeffrey Talan, yang dibantu oleh Ronni Pander dan Gde Mahatma Dharma, memimpin latihan di Bali United Training Center.
Program latihan yang fokus pada kebugaran fisik ini dirancang untuk menjaga kondisi para pemain menjelang laga tandang melawan Persijap Jepara pada 19 Oktober mendatang.
"Latihan kami dalam seminggu terakhir tanpa Coach Johnny karena dia ada urusan ke Belanda. Dia memberikan tugas kepada tim kepelatihan lainnya dalam program latihan di Bali," ujar Coach Jeffrey.
Ia menambahkan bahwa program latihan akan terus berjalan hingga Kamis, 9 Oktober, sebelum pemain mendapat libur pada hari Jumat untuk pemulihan.
Untuk menjaga intensitas, Bali United juga telah melakoni uji coba melawan Perseden Denpasar pada 3 Oktober lalu dan menang dengan skor 4-1.
Krisis Cedera Lini Tengah dan Kembalinya Joao Ferrari
Di balik persiapan yang solid, Serdadu Tridatu menghadapi masalah cedera di lini tengah. Dokter tim Bali United, dr. Ganda Putra, mengonfirmasi tiga pemain gelandang andalan absen.
Mirza Mustafic mengalami dislokasi bahu dan diperkirakan akan menepi selama satu hingga dua minggu.
Cedera ini sangat merugikan tim karena Mirza adalah motor serangan dengan sumbangan tiga gol dari tujuh pertandingan.
Selain Mirza, dua gelandang lain yang absen adalah Brandon Wilson dan Maouri Simon.
Brandon masih dalam tahap pemulihan cedera, sementara Maouri baru saja sembuh dari sakit.
Absennya ketiga pemain ini menjadi tantangan besar bagi tim pelatih untuk menjaga stabilitas di sektor vital tersebut.
Namun, ada kabar baik dari lini belakang. Bek tangguh Joao Ferrari siap kembali bermain setelah menjalani hukuman larangan tiga pertandingan akibat kartu merah.
Kembalinya Joao diharapkan bisa memperkuat pertahanan Bali United yang sempat goyah saat dirinya absen, seperti saat kalah dari PSIM Yogyakarta 1-3.
Dengan kembalinya Joao, tim memiliki opsi tambahan di lini belakang untuk menghadapi laga-laga selanjutnya.
Saat ini, Bali United menempati peringkat ke-11 klasemen sementara dengan 9 poin.
Pertandingan melawan Persijap Jepara akan menjadi momen penting bagi Ricky Fajrin dan kawan-kawan untuk memperbaiki posisi di klasemen. ***
Editor : Ibnu Yunianto