RADAR BALI - Bali United FC harus puas berbagi poin dengan tamunya, Persita Tangerang, setelah bermain imbang tanpa gol (0-0) dalam lanjutan pekan ke-10 BRI Super League 2025/26.
Laga yang berlangsung dengan intensitas tinggi ini terlaksana di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Sabtu (25/10) malam.
Meski bertindak sebagai tuan rumah, Serdadu Tridatu gagal menghentikan rekor tak terkalahkan Persita Tangerang yang kini mencapai tujuh laga beruntun.
Bali United sejatinya tampil mendominasi dengan mencatatkan penguasaan bola sebesar 55 persen.
Para pemain Bali United juga mampu melepaskan total 13 tembakan, enam di antaranya tepat sasaran.
Namun, kokohnya pertahanan tim tamu membuat peluang-peluang tersebut urung berbuah gol.
"Kami di babak pertama menguasai pertandingan dengan menciptakan beberapa peluang, hanya belum berbuah gol," terang Coach Johnny usai laga.
"Lalu di 15 menit babak kedua, tim lawan menguasai permainan sebelum akhirnya kami kembali menguasai pertandingan," katanya.
Pelatih Bali United ini tetap merasa bangga dengan penampilan anak asuhnya. "Semakin hari perkembangan mereka semakin baik," tambahnya.
Beberapa peluang emas Bali United termasuk tendangan bebas Jordy Bruijn pada menit ke-21 yang berhasil dihalau kiper Igor Rodrigues.
Igor juga membuat penyelamatan gemilang atas tembakan Boris Kopitovic di babak kedua, dan usaha Kadek Agung di menit ke-64.
Drama sempat terjadi ketika Hokky Caraka mencetak gol, namun dianulir Wasit Thariq Alkatiri karena offside.
Dengan hasil ini, Bali United meraih satu poin sehingga mengoleksi 13 poin hingga pekan ke-10 BRI Super League 2025/26.
Persita Jaga Tren Positif
Di sisi tim tamu, Persita Tangerang datang dengan modal lima kemenangan beruntun dan sukses mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka.
Pelatih Carlos Pena menyebut raihan satu poin di kandang Bali United sebagai hasil yang baik.
“Pertandingan bagus dari kedua tim. Saling menghormati keduanya, permainan sangat taktikal ditunjukan oleh kedua tim,” ujar Pena.
“Kedua tim juga sangat disiplin dalam bermain, bagi kami ini adalah poin yang bagus. Karena Bali United bermain bagus, sulit bermain disini dan meraih poin."
Meskipun terus ditekan di babak pertama, Pendekar Cisadane tampil stabil dalam bertahan. Pena memuji kerja keras timnya.
“Kami bekerja dengan baik dan bertahan juga dengan baik, ada beberapa momen yang sulit karena mereka terus menekan," katanya.
"Kita juga punya peluang dalam pertandingan, tapi pada akhirnya laga tandang, meraih satu poin dan tidak kebobolan ini menjadi poin yang bagus untuk kami,” paparnya.
Satu-satunya peluang berbahaya Persita datang dari Rayco Rodriguez yang tendangannya berhasil diselamatkan gemilang oleh penjaga gawang Bali United, Mike Hauptmeijer.
Bek kiri Persita, Mario Jardel, juga bersyukur atas raihan poin ini. “Ini laga tak mudah untuk kami hadapi apalagi kita bermain tandang. Satu poin berharga untuk kami agar bisa terus menjaga tren positif untuk laga selanjutnya.”
Dengan hasil imbang ini, Persita masih menjaga rekor tak terkalahkan dalam tujuh laga terakhir dan mengoleksi 17 poin dari 9 laga.
Hasil tersebut menempatkan mereka di posisi ketiga klasemen sementara. Pada pekan ke-11, Persita akan bertandang ke Lampung untuk menghadapi tuan rumah Bhayangkara Presisi FC pada Sabtu, 1 November 2025 mendatang.***
Editor : Ibnu Yunianto