Radar Bali.id-Bali Usai Bali United FC menelan pil pahit di markas sendiri setelah dikalahkan rival sengit, Persib Bandung, dengan skor tipis 0-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (1/11/2025), Pelatih Kepala Bali United, Johnny Jansen ogah sedih berlarut-larut.
Jansen memang mengaku kecewa dengan hasil akhir. Tetapi secara terbuka memberikan apresiasi tinggi terhadap performa dan perkembangan timnya.
Usai pertandingan, Jansen menegaskan bahwa kematangan taktikal dan pemahaman permainan Bali United telah meningkat signifikan.
Dia menilai timnya mampu mengontrol jalannya pertandingan melawan tim sekelas Persib.
"Saya tidak suka dengan hasilnya, tetapi saya suka akan perkembangan proses tim ini. Kami menjadi lebih bagus melalui umpan yang semakin matang hingga pemahaman akan taktikal permainan," ujar Coach Johnny.
Jansen membandingkan performa Ricky Fajrin dan kawan-kawan dengan laga sebelumnya melawan Persija Jakarta, di mana saat itu Bali United berhasil mencuri satu poin. Menurutnya, hasil evaluasi dari pertandingan-pertandingan sebelumnya mulai terlihat.
"Melawan tim sekelas Persib minggu ini menunjukkan hasil dari proses evaluasi yang kami lakukan. Sekarang kami bisa mengontrol pertandingan, meski hasilnya belum sesuai harapan," tambahnya.
Ada Masalah Fisik dan Perubahan Strategi
Performa tim sempat mengalami guncangan di babak kedua ketika terjadi insiden tak terduga. Pemain pengganti, Mirza Mustafic, terpaksa ditarik keluar.
Kondisi tersebut secara otomatis memaksa Coach Johnny melakukan perubahan strategi mendadak yang sedikit berdampak pada keseimbangan dan momentum permainan tim.
Meskipun kalah, Jansen menolak berlarut-larut dalam kekecewaan, Jansen optimistis bahwa dengan meningkatnya pemahaman pemain terhadap skema permainannya, ini akan jadi kunci Bali United akan segera kembali ke jalur kemenangan.
"Tugas kami saat ini tentu berlatih lagi untuk semakin matang. Melawan tim top seperti Persib kami bisa seimbang dan mengontrol pertandingan. Jika kami semakin matang, maka kami akan terus memenangkan pertandingan ke depannya," tegasnya, menjadikan kekalahan ini sebagai bahan bakar untuk perbaikan di sisa musim.
Kemenangan ini sendiri membuat Persib Bandung semakin kokoh di jalur perebutan posisi puncak klasemen Liga 1, sementara Bali United masih harus berjuang memperbaiki posisinya.[*]
Editor : Hari Puspita