GIANYAR, Radar Bali.id- Pelatih Bali United, Johnny Jansen, yang sebelumnya sudah mewaspadai perubahan taktik dari Persis Solo pasca pergantian pelatih, mengakui bahwa timnya kesulitan mencari celah untuk mencetak gol.
“Kami tahu Persis tim yang bagus, mereka punya struktur permainan yang bagus dan kami sudah mengantisipasi itu,” ujar Jansen.
"Persiapan kami sudah matang, namun malam ini kami kesulitan dalam aspek finishing. Kami unggul statistik, tetapi gagal memenangkan pertandingan. Ini akan menjadi fokus evaluasi kami, terutama bagaimana menciptakan gol meski di bawah tekanan."
Akumulasi Kartu Masih Berlaku
Jansen sebelumnya juga telah fokus mengembangkan pemain lokal untuk menyiasati absennya beberapa pemain asing akibat akumulasi kartu, seperti Mirza Mustafic dan Tim Receveur.
Sementara di kubu Persis Solo, hasil imbang melawan tim papan tengah ini dianggap sebagai modal penting.
Caretaker Tithan Wulung Suryata berhasil membuktikan bahwa Laskar Sambernyawa tidak bisa diremehkan, meskipun hasil ini belum mampu mengangkat mereka dari dasar klasemen Super League.[*]
Editor : Hari Puspita