Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Sulit Menang di Kandang, Turun ke Posisi 11, Stadion Kapten I Wayan Dipta Era Jansen Dinilai Tidak Angker Lagi!

I Wayan Widyantara • Rabu, 26 November 2025 | 15:15 WIB
RACIKANNYA DIPERTANYAKAN : Pelatih Bali United, Jhonny Jansen harus putar otak menajamkan lini serang Serdadu Tridatu.(Miftahuddin/Radar Bali)
RACIKANNYA DIPERTANYAKAN : Pelatih Bali United, Jhonny Jansen harus putar otak menajamkan lini serang Serdadu Tridatu.(Miftahuddin/Radar Bali)

 

GIANYAR, Radar Bali.id – Bali United kembali gagal meraih hasil maksimal di kandang setelah hanya bermain imbang 0-0 melawan Persis Solo pada lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu (23/11/2025).

Hasil tanpa gol ini memperpanjang catatan negatif Serdadu Tridatu yang kini melalui empat pertandingan beruntun tanpa kemenangan, dan membuat posisi mereka terlempar ke peringkat ke-11 klasemen sementara.

Krisis Konsistensi dan Tumpulnya Lini Serang

Setelah sempat menang tipis 2-1 melawan Persijap Jepara pada 19 Oktober, grafik penampilan Bali United terus menurun. Empat laga terakhir mereka tanpa kemenangan meliputi:

Dalam pertandingan melawan Persis, meskipun Bali United menguasai jalannya bola, ketatnya barisan pertahanan tim tamu membuat setiap peluang terbuang sia-sia. Skor kacamata pun bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.

Frustrasi Penyelesaian Akhir

Pelatih Bali United, Jhonny Jansen, mengakui hasil imbang tersebut jauh dari harapan, namun ia memuji etos kerja anak asuhnya.

"Kita memang tidak mendapatkan hasil yang baik. Tapi jika melihat tim, mereka bekerja keras, ingin bermain sepak bola dengan benar, dan saling terhubung. Saya suka cara mereka menaruh tenaga dan usaha di lapangan," ujar Jansen usai laga.

Meskipun melihat perkembangan pola bermain, pelatih asal Belanda itu mengakui bahwa penyelesaian akhir kembali menjadi persoalan utama timnya.

"Apakah kita punya peluang menang hari ini? Ya. Kalau kita bisa mencetak satu atau dua gol lebih cepat, tentu ceritanya berbeda. Tapi hari ini jalannya pertandingan memang sulit bagi kami," tegasnya.

Dengan mengoleksi 14 poin dari 12 pertandingan, Bali United kini menghadapi tugas berat untuk kembali ke papan atas. Tugas selanjutnya yang menanti adalah melawat ke markas pemuncak klasemen, Borneo FC Samarinda, di Stadion Segiri. Jansen menegaskan timnya akan segera fokus dan mempersiapkan diri menghadapi laga berat tersebut.[*]

Editor : Hari Puspita
#Johnny Jansen Bali United #stadion kapten i wayan dipta #bali united #pelatih bali united