Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Kunci Kemenangan Bali United atas Borneo FC Menurut Coach Johnny Jansen

Dhian Harnia Patrawati • Rabu, 3 Desember 2025 | 15:26 WIB
TANGGUH - Bek Bali United Joao Ferrari (kanan) saat bertandang ke Stadion Segiri. Eks PSIS Semarang itu jadi pemain terbaik laga.
TANGGUH - Bek Bali United Joao Ferrari (kanan) saat bertandang ke Stadion Segiri. Eks PSIS Semarang itu jadi pemain terbaik laga.

RADAR BALI - Bali United berhasil menuntaskan mission impossible di kandang Borneo FC Samarinda.

Kemenangan tipis namun berharga 0-1 yang diraih Serdadu Tridatu pada pekan ke-14 BRI Super League 2025/26 (30/11) menjadi momentum kebangkitan yang krusial.

Hasil positif di Stadion Segiri ini tidak hanya mematahkan rekor tak terkalahkan Pesut Etam dalam 11 laga terakhir, tetapi juga menjadi kemenangan perdana Bali United di markas lawan tersebut.

Salah satu pilar kunci yang menjadi penentu keberhasilan ini adalah bek asing asal Brasil, Joao Ferrari.

Penampilan solidnya di lini belakang memberikan rasa aman sepanjang pertandingan yang sulit.

Joao Ferrari mengakui bahwa laga tandang melawan Borneo yang tengah dalam tren positif adalah sebuah tantangan berat.

Namun, kerja keras dan semangat juang tinggi skuad asuhan Coach Johnny Jansen berhasil membuahkan hasil.

"Ini pertandingan yang sangat sulit menghadapi Borneo dengan rekor positif mereka," ungkap Ferrari.

"Suasana begitu senang dengan hasil ini karena semangat juang kami di pertandingan. Kami sudah bekerja keras selama ini dan terlihat hasilnya banyak yang tertunda. Namun kali ini kala menghadapi Borneo, kami bisa membuktikannya dan meraih hasil positif di markas lawan."

Mantan bek PSIS Semarang ini juga menyoroti kekompakan tim sebagai faktor utama keberhasilan mencuri gol di hadapan belasan ribu pendukung lawan.

Secara statistik, meski Bali United hanya mencatatkan 35 persen penguasaan bola, mereka mampu melepaskan 10 upaya tembakan, dengan 3 di antaranya tepat sasaran yang berujung pada satu-satunya gol kemenangan.

Joao Ferrari sendiri tampil sebagai benteng kokoh di pertahanan. Dia mencatatkan statistik impresif dengan 22 umpan sukses, 12 clearance, dan 3 blok dari upaya serangan yang dibangun oleh tuan rumah.

Kontribusinya menjadikan sebagai pemain terbaik dalam laga tersebut.

Mentalitas Kunci Utama Menurut Coach Johnny Jansen

Kondisi Bali United menjelang laga tandang ini sebenarnya tidak dijagokan. Selain menghadapi rekor streak 11 laga tak terkalahkan Borneo FC, Serdadu Tridatu juga sedang dalam tren empat laga tanpa kemenangan.

Beban semakin berat lantaran mereka harus bermain tanpa tiga pemain muda andalan yang menjalani tugas negara di SEA Games 2025, serta absennya gelandang asing Mirza Mustafic akibat hukuman kartu merah.

Menanggapi situasi sulit ini, Pelatih Kepala Bali United FC, Johnny Jansen, memberikan apresiasi tinggi atas performa timnya.

Pelatih asal Belanda ini menegaskan bahwa mentalitas pemain menjadi kunci utama untuk mengatasi segala kekurangan.

"Kami tidak diperkuat tiga pemain muda karena tugas negara, tetapi kalian bisa lihat pemain lainnya memiliki mentalitas luar biasa yang berhasil kami tunjukkan pada pertandingan tersebut," jelas Coach Johnny.

Menurutnya, kemenangan tipis 0-1 ini membuktikan bahwa proses yang dibangunnya selama ini telah membuahkan hasil nyata, terutama dalam hal kepercayaan diri yang berhasil diperlihatkan oleh Ricky Fajrin dan kawan-kawan.

"Bali United tidak pernah menang di sini (Samarinda) ya. Jadi ini situasi yang sangat luar biasa," tutup Coach Johnny.

Dengan tambahan tiga poin ini, Bali United kini mengoleksi 17 poin dari 13 pertandingan (4 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 4 kekalahan).

Mereka masih menyisakan satu partai tunda melawan Dewa United Banten serta tiga laga penutup putaran pertama melawan PSBS Biak, Arema FC, dan PSM Makassar.

Kemenangan atas Borneo FC Samarinda menjadi modal penting untuk menutup putaran pertama musim ini dengan hasil terbaik.***

Editor : Ibnu Yunianto
#Johnny Jansen #Borneo FC vs Bali United #serdadu tridatu #Mirza Mustafic #kadek agung #ricky fajrin #Joao Ferrari