GIANYAR, RadarBali.id – Kekuatan Bali United FC dipastikan pincang di penghujung putaran pertama kompetisi musim ini. Dua pilar andalan, penyerang sayap Irfan Jaya dan gelandang muda Reyner Barusu, masih harus menepi dari lapangan hijau akibat cedera retak tulang yang cukup serius.
Dokter tim Bali United, dr. Ganda Putra, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan radiologi terbaru, proses penyambungan tulang kedua pemain tersebut belum mencapai 100 persen.
Irfan Jaya diketahui mengalami keretakan di bagian lutut, sementara Reyner Barusu mengalami retak pada telapak kaki.
Baca Juga: Jelang PSM vs Bali United: Evaluasi dan Pelajari Video Permainan Lawan
"Melihat kondisi terakhir, mereka belum diizinkan kembali ke aktivitas penuh. Namun, progresnya positif. Saat ini mereka sudah memasuki tahap aerobic training," jelas dr. Ganda.
Baca Juga: Target Menang Lawan Bali United, PSM Makassar Evaluasi Lemahnya Antisipasi Bola Udara
Kabar baiknya, proses pemulihan diprediksi tidak akan memakan waktu terlalu lama lagi. Dalam dua hingga empat minggu ke depan, keduanya diperkirakan sudah siap bergabung kembali dengan tim. Irfan Jaya sendiri mengaku optimistis dengan kondisinya saat ini.
"Sudah mulai latihan ringan di pinggir lapangan," ujar pemain yang akrab disapa Irja tersebut.
Absennya kedua pemain ini menjadi tantangan besar bagi pelatih Johnny Jansen, terutama jelang laga pamungkas putaran pertama BRI Super League 2025/26 menghadapi PSM Makassar, Jumat (9/1/2026) mendatang. Manajemen dan suporter kini berharap duet maut ini bisa kembali tajam saat putaran kedua dimulai.[*]
Editor : Hari Puspita