RadarBali.id– Adu taktik benar-benar jadi andalan kali ini. Laga panas akan tersaji di Stadion Gelora B.J. Habibie, Jumat (9/1/2026) malam pukul 20.00 Wita, Bali United menghadapi PSM Makassar dalam laga pamungkas putaran pertama Super League 2025/2026.
Pertandingan pekan ke-17 ini menjadi momentum krusial bagi Serdadu Tridatu untuk menembus jajaran elit papan atas klasemen, bagi tim asuhan Johnny Jansen yang datang ke Parepare dengan kepercayaan diri tinggi.
Bali United saat ini memegang rekor impresif dengan status tak terkalahkan dalam lima laga terakhir. Modal stabil ini menempatkan mereka di peringkat ke-8 klasemen sementara dengan koleksi 24 poin, hanya selisih tipis dari zona lima besar.
Kemenangan tipis 1-0 atas Arema FC punya makna psikologis yang sangat berarti bagi Serdadu Tridatu.
Dituntut Cerdik Siasati Situasi Sulit Tuan Rumah
Di atas kertas, Bali United memiliki peluang besar untuk mencuri poin penuh. Pasalnya, tuan rumah PSM Makassar tengah berada dalam periode kelam setelah menelan tiga kekalahan beruntun, menjelangputaran 1 selesai.
Dari fakta yang ada, lini belakang Juku Eja juga terbilang keropos dengan catatan kebobolan sembilan gol dalam tujuh laga terakhir, yang kini membuat mereka tertahan di posisi ke-10.
Selain kondisi terkini, catatan sejarah juga memihak Serdadu Tridatu. Dari enam pertemuan terakhir sejak 2023, Bali United mendominasi dengan tiga kemenangan dan hanya satu kali menelan kekalahan.
Prediksi Strategi: Transisi Cepat Sisi Sayap
Di bawah komando Johnny Jansen, Bali United tampil lebih seimbang. Soliditas lini belakang yang disiplin dipadukan dengan transisi menyerang yang mematikan melalui kecepatan sisi sayap diprediksi akan menjadi senjata utama untuk membongkar pertahanan PSM yang sedang rapuh.
Laga ini bukan sekadar pertandingan tandang biasa, melainkan panggung pembuktian identitas baru Bali United di tangan Johnny Jansen. Jika berhasil membawa pulang tiga poin dari Parepare, Serdadu Tridatu akan menatap putaran kedua dengan optimisme tinggi sebagai salah satu kandidat kuat penantang gelar juara.[*]
Editor : Hari Puspita