Radar Bali.id– Bali United FC tengah berada dalam periode sulit di awal putaran kedua BRI Super League 2025/26. Skuad Serdadu Tridatu tercatat belum menyentuh kemenangan dalam empat laga terakhir, sebuah tren negatif yang ingin segera diputus palang pintu Serdadu Tridatu, Kadek Arel Priyatna.
Rentetan hasil kurang memuaskan membayangi langkah Bali United. Dimulai dari hasil imbang 3-3 kontra Semen Padang, kekalahan tipis 2-3 di markas Persik Kediri, hingga dua kekalahan kandang menyakitkan melawan Persebaya (1-3) dan Persija (0-1).
Baca Juga: Preview PSIM vs Bali United: Misi Bangkit Serdadu Tridatu di Kandang Laskar Mataram
Menjelang laga tandang krusial melawan PSIM Jogjakarta, Kadek Arel membawa misi penebusan. Bek muda yang juga kapten Timnas Indonesia U23 ini menegaskan bahwa seluruh tim dalam motivasi tinggi untuk kembali ke jalur kemenangan.
Baca Juga: Pembelaan Coach Johnny Jansen Soal Rapuhnya Lini Belakang Bali United
"Laga menghadapi PSIM Jogjakarta sangat penting bagi kami. Kami menyadari di putaran kedua ini belum meraih kemenangan. Semoga besok kami bisa meraih hasil terbaik untuk mengembalikan kepercayaan diri tim," ujar Arel penuh optimisme.
Pertemuan ini sekaligus menjadi ajang balas dendam bagi Bali United. Pada putaran pertama di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Serdadu Tridatu dipaksa menyerah 1-3 oleh Laskar Mataram. Duel sengit ini dijadwalkan berlangsung malam ini pukul 21.30 Wita, sebagaimana biasa, di bulan Ramadan. [*]
Editor : Hari Puspita