Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bali United vs Persijap Jepara : Skor Kacamata 0-0, Ini Analisis Penyebab Kemandulannya Serdadu Tridatu

Miftahuddin M.Halim • Sabtu, 28 Februari 2026 | 23:03 WIB

LIMA LAGA NIRTIGAPOIN : Bali United menjamu Persijap Jepara, di Stadion Kapten I Wayan Dipta malam ini dengan skor kacamata, 0-0. (foto:Miftahuddin Radar Bali)
LIMA LAGA NIRTIGAPOIN : Bali United menjamu Persijap Jepara, di Stadion Kapten I Wayan Dipta malam ini dengan skor kacamata, 0-0. (foto:Miftahuddin Radar Bali)

GIANYAR, RadarBali.id- Serdadu Tridatu gagal memetik  tiga poin lagi. Hasil imbang 0-0 antara Bali United melawan Persijap Jepara di Stadion Kapten I Wayan Dipta malam ini (28/2/2026) .

Ini memang menjadi pil pahit bagi publik sepak bola Bali. Tren negatif lima laga tanpa kemenangan adalah alarm keras bagi Serdadu Tridatu.

Melihat jalannya pertandingan dan dinamika tim belakangan ini, berikut adalah analisis mengenai penyebab sulitnya Bali United meraih poin penuh:

Masalah Lini Belakang: Dilema Pemain Muda?

Penggunaan bek muda di satu sisi adalah investasi, namun di sisi lain menjadi risiko tinggi dalam laga krusial.

Chemistry yang Belum "Ngeklik"

Alur bola dari lini tengah ke depan tampak macet. Bali United seringkali terlihat dominan dalam penguasaan bola, namun kreativitas di sepertiga akhir lapangan sangat minim.

Motivasi "Spartan" Persijap Jepara

Jangan remehkan faktor lawan. Persijap bermain dengan semangat berlipat ganda karena sedang berjuang hidup-mati di zona degradasi.

Masalah Mentalitas dan Kelelahan

Ketika sebuah tim besar gagal menang dalam beberapa laga beruntun, muncul masalah "mental block". Pemain cenderung terburu-buru dalam menyelesaikan peluang karena ingin segera mengakhiri tren negatif, yang justru berujung pada penyelesaian akhir yang buruk (finishing).[*]

Editor : Hari Puspita
#liga 1 #Super League #bali united #persijap