GIANYAR, RadarBali.id – Keputusan Bali United mendatangkan Teppei Yachida pada putaran kedua musim ini terbukti menjadi langkah jenius.
Tak butuh waktu lama bagi gelandang asal Jepang ini untuk membuktikan kelasnya sebagai "roh" baru di lini tengah Serdadu Tridatu.
Baca Juga: Jansen Plot Yachida Gantikan Brandon Wilson, Cari Tambahan Pemain Asing di Jendela Transfer Januari
Statistiknya pun tak main-main. Dari 10 pertandingan atau total 734 menit bermain, eks penggawa Timnas Jepang U-23 ini sudah mengemas empat gol dan dua assist.
Baca Juga: Nah! Gegara "Samurai Muda" Teppei Yachida Gabung Serdadu Tridatu, Lini Tengah Sekarang Kian Sesak!
Catatan impresif ini menegaskan bahwa Yachida bukan sekadar pelengkap, melainkan motor serangan utama skuad asuhan Johny Jansen.
Adaptasi Kilat “Samurai Serba Bisa”
Meski ini merupakan pengalaman pertamanya merumput di luar Jepang, eks pemain RB Omiya Ardija ini mengaku proses adaptasinya berjalan sangat mulus. Dukungan penuh dari jajaran pelatih dan rekan setim menjadi kunci utama ia bisa langsung "nyetel" dengan gaya main Indonesia yang dikenal keras dan cepat.
"Memang masih ada yang perlu diperbaiki, tapi sejauh ini saya senang bisa menunjukkan performa terbaik untuk tim. Kompetisi di Indonesia sangat menarik dan punya atmosfer yang hidup," ujar Yachida.
Dia juga mengaku merinding dengan fanatisme suporter di stadion. "Dukungan suporter luar biasa. Itu membuat saya selalu ingin tampil maksimal sesuai ekspektasi mereka," tambahnya.
Betah Menjelajahi Bali Bersama Istri
Kunci kegacoran Yachida di lapangan ternyata juga dipengaruhi oleh kenyamanannya tinggal di Pulau Dewata. Di luar lapangan, Yachida tampak sangat menikmati kehidupan barunya sebagai ekspatriat.
Bersama sang istri, ia kerap menghabiskan waktu luang dengan menjadi "wisatawan" lokal, menjelajahi sudut-sudut estetik Bali.
“Saya dan istri sangat menikmati Bali. Saat libur latihan, kami biasanya hunting kafe dan restoran baru. Itu membantu saya tetap rileks,” pungkas pemain yang dikenal memiliki visi bermain tajam ini.
Kehadiran Yachida menjadi sinyal bahaya bagi lawan-lawan Bali United di sisa kompetisi musim ini. Jika dalam 10 laga saja ia sudah memberikan kontribusi sebesar itu, menarik ditunggu bagaimana magis sang "Samurai" membawa Bali United terbang lebih tinggi di tangga klasemen.[*]
Editor : Hari Puspita