Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Prediksi Bali United vs Malut United: Jansen Waspadai Serangan Balik dan Bola Mati Laskar Kie Raha

Dhian Harnia Patrawati • Sabtu, 18 April 2026 | 14:30 WIB
Gelandang serang Teppei Yachida diandalkan Bali United untuk membongkar pertahanan Malut United yang digalang Gustavo Franca dan Chechu Meneses.
Gelandang serang Teppei Yachida diandalkan Bali United untuk membongkar pertahanan Malut United yang digalang Gustavo Franca dan Chechu Meneses.

 

RADAR BALI - Stadion Kapten I Wayan Dipta akan menjadi saksi bisu upaya kebangkitan dua tim yang tengah terluka.

Pada pekan ke-28 Super League 2025/2026 yang dijadwalkan berlangsung Minggu (19/4/2026), Bali United bakal menjamu Malut United dalam misi menghapus tren negatif.

Kedua kesebelasan baru saja menelan pil pahit pekan lalu. Serdadu Tridatu dipaksa menyerah 2-3 saat bertandang ke markas Persib Bandung.

Sedangkan Malut United harus merelakan poin penuh setelah ditundukkan Dewa United 1-2 di hadapan pendukungnya sendiri.

Kondisi tersebut membuat laga esok bukan sekadar perebutan poin, melainkan ajang pemulihan mental bagi kedua kubu.

Evaluasi Ketat Pelatih Johnny Jansen

Pelatih Bali United Johnny Jansen menegaskan bahwa pasukannya telah berbenah. Kekalahan di Bandung menjadi pelajaran berharga, terutama dalam hal koordinasi pertahanan dan kedisiplinan menjaga lawan.

"Kami mengambil banyak pelajaran dari laga di Bandung. Fokus evaluasi mencakup pergerakan tanpa bola dan skema penjagaan pemain. Target kami jelas, mengamankan poin penuh di kandang," tegas pelatih asal Belanda tersebut dalam sesi konferensi pers, Sabtu (18/4/2026).

Meski Malut United belum mencicipi kemenangan dalam tiga laga terakhir, Jansen enggan memandang sebelah mata.

Dia menyoroti keberadaan sejumlah pemain berpengalaman di skuad lawan, termasuk eks penggawa Persib Bandung yang memiliki mental juara.

"Kami telah menganalisis transisi dan serangan balik mereka. Selain itu, antisipasi situasi bola mati menjadi fokus utama kami agar tidak kecolongan seperti pertemuan sebelumnya," tambah Jansen.

Amunisi Tambahan dari Tribun Penonton

Gairah untuk menang juga terpancar dari gelandang Kadek Agung Widnyana. Pemain asal Luwus ini mengaku termotivasi oleh kembalinya suporter ke stadion.

Kehadiran Semeton Dewata di tribun diyakini akan memberikan energi tambahan bagi para pemain di lapangan.

"Kami sangat siap. Kembalinya dukungan langsung suporter di stadion menjadi suntikan tenaga luar biasa bagi kami untuk memperjuangkan tiga poin," kata Kadek Agung penuh optimisme.

Catatan Pertemuan yang Sengit

Secara historis, Bali United memang lebih unggul dalam rekor pertemuan. Dari tiga kali bentrokan sebelumnya, Serdadu Tridatu mengemas satu kemenangan dan dua hasil imbang.

Namun, Malut United terbukti sering menjadi batu sandungan yang menyulitkan. Pada pertemuan pertama musim ini di Stadion Kie Raha, kemenangan Bali United yang sudah di depan mata harus buyar setelah laga berakhir dengan skor dramatis 3-3.

Laga ini menjadi pertaruhan krusial mengingat posisi kedua tim di klasemen sementara yang cukup kontras.

Malut United saat ini bercokol kokoh di peringkat ke-5 dengan koleksi 46 poin, sementara Bali United masih tertahan di peringkat ke-10 dengan raihan 36 poin.

Perbedaan 10 poin ini membuat hasil pertandingan esok malam akan memberikan dampak signifikan bagi peta persaingan kedua tim.

Jika Bali United mampu mengamankan poin penuh di kandang, koleksi angka mereka akan bertambah menjadi 39 poin.

Hasil ini tidak hanya memutus tren negatif pasca-kekalahan dari Persib, tetapi juga membuka peluang lebar bagi Serdadu Tridatu untuk merangsek ke papan tengah atas.

Sebaliknya bagi Malut United, kekalahan akan membuat mereka tertahan dengan 46 poin dan rawan digusur oleh tim-tim di bawahnya yang siap menyodok posisi lima besar.

Skenario hasil imbang cenderung merugikan tuan rumah. Dengan tambahan hanya satu poin menjadi 37, langkah Bali United untuk mengejar ketertinggalan dari penghuni papan atas akan semakin berat.

Namun bagi Malut United, satu poin dari laga tandang cukup krusial untuk menjaga napas mereka tetap berada dalam persaingan zona elite.

Dampak paling pahit akan dirasakan Bali United jika mereka sampai menelan kekalahan di depan pendukung sendiri. Tetap dengan 36 poin membuat posisi mereka sangat rentan terlempar ke papan bawah klasemen.

Di sisi lain, kemenangan bagi Malut United akan membawa mereka mengoleksi 49 poin, sekaligus memperkokoh posisi di lima besar dan semakin menempel ketat Bhayangkara yang berada di peringkat ke-4.

Berikut adalah rekam jejak pertemuan kedua tim:

21/09/2024: Malut United 1-4 Bali United

17/02/2025: Bali United 1-1 Malut United

15/08/2025: Malut United 3-3 Bali United

Duel yang akan kick-off pukul 20.00 Wita ini diharapkan mampu menyuguhkan intensitas tinggi, mengingat kedua tim sama-sama haus akan kemenangan untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara Super League.***

Editor : Ibnu Yunianto
#Johnny Jansen #Malut United #bali united #BRI Super League 2025 2026 #Stadion Kapten Wayan Dipta