RADAR BALI - Bali United bakal menjamu tim penguasa papan atas Malut United FC malam ini (19/4) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Laga tersebut merupakan pertemuan kedua pada musim ini setelah hasil imbang 3-3 di Stadion Kie Raha Ternate pada paro musim pertama.
Kedua tim juga berupaya mendapatkan tiga poin penuh setelah hasil minor pada pekan lalu. Bali United kalah dengan skor 3-2 dari pemuncak klasemen Persib Bandung. sedangkan Malut United dipermalukan tamunya Dewa United 1-2.
Pelatih Bali United Johnny Jansen mengakui laga melawan Malut United bakal berlangsung sengit. Oleh karena itu, pelatih asal Belanda itu berharap anak buahnya menjaga semangat tanding seperti ketika melawan Persib Bandung.
"Situasi itu berat karena mereka tim yang bagus. Laga besok akan terbilang sulit dan harapan saya para pemain memiliki semangat juang seperti melawan Persib Bandung pekan lalu dan kali ini bisa meraih kemenangan," ucapnya.
Sementara itu, Gelandang Bali United Kadek Agung Widnyana Putra mengaku semangat para pemain berlipat ganda karena laga tersebut sudah bisa disaksikan oleh Semeton Dewata yang memadati Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Coach Johnny mengakui sejumlah pemainnya belum bisa diturunkan karena masih menjalani pemulihan cedera. Salah satunya Brandon Wilson yang sudah mulai bergabung dalam latihan tim namun belum siap turun ke lapangan.
Ada juga Reyner Barusu yang masih membutuhkan waktu pemulihan cedera, Jordy Bruijn yang belum bugar, dan Mirza Mustafic yang dalam perawatan tim medis Bali United.
Situasi tersebut memaksa Johnny Jansen memutar otak dalam memasang sebelas pemain terbaik di arena pertandingan. Selain itu, Jansen juga telah mempelajari kelemahan Malut United untuk merencanakan strategi pertandingan yang terbaik.
"Mereka memiliki transisi permainan cepat dan latihan hari ini kami pergunakan juga untuk melihat itu. Kami memerlukan fokus untuk bisa mengontrol pertandingan dan bisa raih kemenangan," jelas Coach Johnny.
Bali United saat ini menghuni peringkat ke-10 dengan 36 poin dari 9 kemenangan, 9 hasil imbang dan 9 kekalahan.
Sedangkan Malut United berada di posisi ke-5 dengan 46 poin dari 13 kemenangan, 7 imbang dan 7 kekalahan.
Kadek Agung juga mengakui kualitas para pemain Malut United yang sebagian besar merupakan skuad juara Persib Bandung musim lalu.
"Pemain dari Malut United memiliki keunggulan pada transisi permainan cepat. Mudah-mudahan tiga poin kemenangan esok menjadi milik Bali United," harap Kadek Agung.
Striker Bali United Boris Kopitovic menilai kedua tim hasil imbang putaran pertama lalu membuktikan kualitas Malut United tidak kalah dari timnya.
"Malut United adalah tim yang konsisten dan sangat bagus di lapangan. Mereka memiliki pemain yang bagus di lini serang. Pada pertemuan pertama lalu kami bermain imbang dengan skor 3-3 dan semoga esok hasilnya menang untuk Bali United," ucapnya.
Boris meyakini Bali United lebih diuntungkan karena bermain di kandang dengan dukungan penuh para suporter. "Saya melihat peluang untuk menang itu ada namun tidak mudah. Bisa kita lihat di kompetisi ini, bahwa setiap tim bisa saling mengalahkan," terang striker asal Montenegro tersebut.
Selain dukungan suporter pasca terlepas dari hukuman Komdis PSSI terkait larangan penonton, semangat juang pemain di arena lapangan juga menjadi faktor utama.
"Saya berharap semua pemain yang akan diturunkan mampu menjalankan organisasi tim dengan baik. Kami bisa berlari dan duel dengan lawan untuk cetak gol dan bisa meraih kemenangan," tutup Boris.***
Editor : Ibnu Yunianto