Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Trio Asing Bali United Masih Absen Jelang Bertandang Lawan Madura United

Dhian Harnia Patrawati • Minggu, 3 Mei 2026 | 18:20 WIB
Dr Ganda merawat Mirza Mustafic yang mengalami dislokasi bahu saat melawan Semen Padang. Pencetak gol ke gawang Madura United di leg pertama musim ini diprediksi absen karena cedera lawas yang dialaminya.
Dr Ganda merawat Mirza Mustafic yang mengalami dislokasi bahu saat melawan Semen Padang. Pencetak gol ke gawang Madura United di leg pertama musim ini diprediksi absen karena cedera lawas yang dialaminya.

 

RADAR BALI - Madura United akan menghadapi Bali United pada Selasa (5/5) di Stadion Gelora Pamelingan, Pamekasan.

Menjelang laga ini, Madura United memiliki keunggulan rekor pertemuan atas Bali United dengan catatan tiga kemenangan berbanding dua kekalahan.

Pada putaran pertama musim ini, Bali United berhasil menang tipis 1-0 atas Madura United berkat gol penalti Mirza Mustafic pada menit ke-64 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada 30 Agustus 2025.

Namun, pada musim 2024-2025, Madura United menyapu bersih kemenangan dalam dua laga dengan skor 2-0 dan 2-1.

Kedua tim saat ini berada dalam situasi yang kondusif. Madura United baru saja meraih kemenangan 1-0 atas Semen Padang, sementara Bali United sukses mengalahkan PSM Makassar 2-0 di kandang lawan.

Madura United berada di posisi ke-15 klasemen sementara dengan 29 poin. Adapun Bali United bersaing di peringkat ke-8 dengan 45 poin, terpaut 2 angka dari Dewa United dan Bhayangkara FC yang berada persis di atasnya.

Bali United saat ini tengah menjadi sorotan karena perkembangan positif yang terjadi pada tim asal Pulau Dewata ini. Kehadiran Pelatih Johnny Jansen dari Eredivisie ke Indonesia memberikan ancaman serius pada perhelatan Super League musim ini.

Situasi tidak selalu mudah, terlebih pasukan Serdadu Tridatu sempat berada di papan tengah pada awal kompetisi dan belum menemukan ritme permainan terbaik.

Hasil imbang dan kekalahan sempat membuat suporter kecewa. Namun, pelan tapi pasti, permainan Bali United mulai membaik dengan arah dan kepastian dalam mencetak gol.

Kehadiran Teppei Yachida dan Diego Campos di putaran kedua seakan melengkapi teka-teki yang hilang karena beberapa pemain asing di putaran pertama terkena badai cedera.

Hasil kemenangan besar 6-1 atas PSBS Biak (6/4), 4-1 atas Malut United (19/4), poin penuh dari laga tandang melawan Persita Tangerang (23/4), hingga menang meyakinkan atas PSM Makassar (27/4) menjadi bukti bahwa Bali United sedang dalam mode panas.

Meski sempat kalah dari Persib Bandung pada 12 April lalu, permainan spartan Bali United hingga menit akhir tetap mendapat pujian dari para suporter.

Namun, Bali United harus menghadapi tantangan baru jelang pertandingan ini. Trio pemain asing mereka, yakni Mirza Mustafic, Jordy Bruijn, dan Brandon Wilson, masih harus absen karena masalah kebugaran.

Kondisi Mirza Mustafic, sang pencetak gol pada pertemuan pertama, masih belum sepenuhnya optimal dan ia masih dalam proses pemulihan.

Gelandang serang Bali United ini masih harus menepi dan belum dapat diturunkan dalam beberapa laga penting.

Pelatih Johnny Jansen mengonfirmasi bahwa Mirza masuk ke dalam daftar pemain yang absen karena masalah kebugaran bersama sejumlah pilar asing lainnya.

"Mirza masih dalam tahap pemulihan dan kami tidak ingin memaksakannya. Kami harus memastikan kondisinya benar-benar siap sebelum kembali bermain," tegas Pelatih Johnny Jansen saat memberikan keterangan mengenai kondisi tim.

Pada awal Februari 2026 lalu, Mirza sempat mengalami cedera pada bagian tangan kanan dan bahu yang membuatnya harus menjalani pemeriksaan MRI.

Meskipun sempat pulih dan kembali diturunkan, ia sempat terkena sanksi akumulasi kartu dan kembali mengalami masalah kebugaran menjelang pekan-pekan penutup Super League 2025-2026.

Tim medis dan staf pelatih terus memantau perkembangannya untuk memastikan kapan ia dapat kembali bermain di lapangan.

Di tengah situasi absennya beberapa pilar asing, Pelatih Johnny Jansen tetap optimistis dengan proses yang sedang berjalan.

Ia mempelajari tipikal permainan sepak bola di Indonesia secara mendalam dan fokus pada pengembangan pemain usia muda, termasuk Bali United Academy, untuk menjunjung tinggi disiplin dan kerja keras.

"Saya senang dengan situasi itu karena saya ingin membentuk tim ini untuk terus berproses menjadi yang terbaik secara bertahap," katanya.

"Saya ingin mendorong pemain untuk berkembang, untuk itu saya mempelajari tipikal permainan sepak bola di Indonesia secara mendalam," ungkap pelatih asal Belanda ini.

Kini, tersisa empat pekan ke depan sebelum kompetisi berakhir. Apakah mantan pelatih PEC Zwolle ini akan berhasil membawa Bali United menutup musim ini dengan meraih poin maksimal?***

Editor : Ibnu Yunianto
#Johnny Jansen #BRI Super League #madura united #bali united #Mirza Mustafic