Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bali United Akui Sulit Kejar Target 5 Besar Usai Tumbang di Markas Madura United

Dhian Harnia Patrawati • Kamis, 7 Mei 2026 | 10:07 WIB
Striker Bali United Boris Kopitovic mencoba melepaskan kawalan ketat lini belakang Madura United dalam laga yang berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk tuan rumah.
Striker Bali United Boris Kopitovic mencoba melepaskan kawalan ketat lini belakang Madura United dalam laga yang berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk tuan rumah.

 

RADAR BALI - Langkah Bali United FC untuk menembus papan atas klasemen BRI Super League 2025/26 menemui jalan terjal.

Kekalahan tipis di pekan ke-31 membuat skuad Serdadu Tridatu harus bekerja ekstra keras di sisa kompetisi demi menjaga asa finis di posisi lima besar.

Bali United harus mengakui keunggulan tuan rumah Madura United dengan skor 2-0 dalam laga yang berlangsung Selasa (5/5) sore di Gelora Bangkalan.

Gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh Iran Junior pada menit ke-6 dan eksekusi penalti Brandao Junior di menit ke-76.

Kekalahan ini memutus tren positif Teppei Yachida dan kawan-kawan yang sebelumnya berhasil menyapu bersih poin sempurna dalam tiga pertandingan terakhir. 

Penjaga gawang Bali United Mike Hauptmeijer tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya meski ia tampil gemilang dengan menggagalkan satu tendangan penalti dan melakukan sejumlah penyelamatan krusial.

"Saya sangat kecewa dengan hasil yang kami dapatkan kali ini. Kami sudah bermain baik di beberapa laga terakhir," katanya.

Mike mengakui absennya Diego Campos yang gacor di lini depan sejak didatangkan Januari lalu, cederanya lini tengah Mirza Mustafic, Jordy Bruijn, Brandon Wilson, dan sanksi untuk Kapten Ricky Fajrin menurunkan kedalaman pemain di skuad Bali United pada akhir musim ini.  

"Kehilangan beberapa pemain memang menjadi faktor, tetapi itu bukan alasan. Seharusnya kami bisa bermain bagus dan menang," ujar eks kiper PEC Zwolle di Liga Belanda ini. 

Jalan Terjal Menuju Empat Besar

Kekalahan ini menahan posisi Bali United di peringkat ke-8 klasemen sementara dengan raihan 45 poin. Johnny Jansen mengakui bahwa hasil minor di Madura membuat misi menembus zona lima besar menjadi semakin menantang.

"Target kami memang bisa di lima besar, hanya hasil kekalahan ini membuat situasinya agak sedikit sulit. Fokus kami di laga berikutnya harus meraih kemenangan," ungkap pelatih asal Belanda tersebut.

Untuk mencapai target peringkat ke-4, Serdadu Tridatu wajib menyapu bersih tiga laga sisa dengan kemenangan guna menambah 9 poin sehingga mampu mengoleksi total 54 poin. 

Namun, lawan yang dihadapi bukanlah tim sembarangan karena semuanya berada di posisi yang lebih tinggi secara klasemen.

Skenario Tiga Laga Terakhir

Bali United dijadwalkan melakoni dua laga kandang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, saat menjamu Borneo FC Samarinda (11/5) dan Bhayangkara Presisi Lampung FC (17/5).

Perjuangan musim ini akan ditutup dengan laga tandang melawan Dewa United Banten pada 22 Mei mendatang.

Peluang untuk finis di peringkat ke-4 masih terbuka secara matematis, dengan catatan Bali United meraih poin maksimal dan para pesaing seperti Malut United, Persebaya Surabaya, Dewa United, serta Bhayangkara Presisi Lampung FC terpeleset di sisa musim.

Kini, menarik dinantikan apakah pasukan Johnny Jansen mampu menciptakan keajaiban di penghujung musim 2025/26.

Menarik dinantikan apakah peluang Bali United terbuka atau tertutup dalam mencapai target musim ini? ***

 

Editor : Ibnu Yunianto
#Johnny Jansen #Mike Hauptmeijer #madura united #bali united