Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Sinyal Kebangkitan Made Tito: Hancurkan Trauma Cedera Lewat Gol “Chip” Berkelas Dunia

Andre Sulla • Kamis, 21 Mei 2026 | 06:07 WIB
PUNYA GOL KELAS DUNIA : Talenta muda Bali United, Made Tito Wiratama. (Miftahuddin/Radar Bali)
PUNYA GOL KELAS DUNIA : Talenta muda Bali United, Made Tito Wiratama. (Miftahuddin/Radar Bali)

GIANYAR, RadarBali.id – Air mata dan rasa frustrasi itu akhirnya lunas terbayar.

Gelandang muda penuh talenta milik Bali United, Made Tito Wiratama, berhasil membuktikan diri bahwa mentalitasnya belum habis.

Baca Juga: Benamkan Bhayangkara FC 4-1, Bali United Bidik Finish Papan Atas di Kandang Dewa United

 Lewat sebuah gol magis, pemain kelahiran tahun 2003 ini mengunci kemenangan telak Serdadu Tridatu 4-1 atas Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu (17/5/2026).

Sihir Menit ke-87

Laga memasuki menit ke-87 ketika Thijmen Goppel melepaskan umpan lambung akurat yang membelah lini pertahanan The Guardians. Lolos dari jebakan offside, Made Tito berlari kencang menyambut bola.

Melihat kiper lawan, Aqil Savik, keluar dari sarangnya, ketenangan luar biasa ditunjukkan jebolan Youth Bali United ini. Tanpa kontrol lama, Tito melakukan sontekan cerdik—sebuah sepakan chip melambung yang melewati kepala kiper dan menukik mulus ke dalam gawang.

Itu adalah gol perdana Tito musim ini. Momen emosional yang langsung disambut gemuruh suporter setia di Dipta.

“Ini kemenangan penting bagi tim. Saya tentu sangat senang bisa mencetak gol lagi, tapi yang utama adalah hasil positif untuk Bali United. Terima kasih untuk Thijmen atas umpannya,” ujar Tito merendah saat ditemui Rabu (20/5/2026).

Melawan Trauma dan Meja Operasi

Gol ini menjadi sangat mahal jika melihat rekam jejak penderitaan sang pemain dalam dua tahun terakhir. Tito harus melewati badai cedera beruntun yang memaksanya naik meja operasi, kehilangan banyak menit bermain, hingga pupusnya mimpi membela Timnas Indonesia U-20.

Musim ini pun tidak mudah bagi Tito. Ia baru mengemas 13 pertandingan dengan total 135 menit bermain, yang sebagian besar dimulainya dari bangku cadangan. Musuh terbesarnya pasca-sembuh bukan lagi taktik lawan, melainkan trauma psikologis.

"Menghadapi trauma setelah cedera itu sangat berat. Tapi berkat dukungan tim medis dan kepercayaan pelatih, saya bisa kembali. Pelan-pelan rasa takut itu hilang, dan mental saya mulai terbentuk lagi,” aku Tito jujur mengenai perjuangan batinnya.

Suntikan Amunisi Jelang Laga Pamungkas

Kembalinya performa impresif serta kepercayaan diri Made Tito menjadi angin segar bagi pelatih kepala Johnny Jansen. Sentuhan magis sang gelandang muda kini menjadi senjata tambahan yang sangat berharga.

Apalagi, Bali United sudah ditunggu laga krusial pada pekan ke-34. Serdadu Tridatu dijadwalkan melakoni laga tandang ke markas Dewa United Banten FC pada Jumat (22/5/2026) pukul 20.00 Wita nanti. Dengan kondisi mental yang sedang menyala, Made Tito siap kembali memberikan pembuktian di lapangan hijau. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#pemain muda berbakat #liga 1 #made tito wiratama #Super League #bali united