Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Johnny Jansen Perpanjang Kontrak di Bali United, Langsung Berburu Striker Gacor

Dhian Harnia Patrawati • Jumat, 29 Mei 2026 | 10:08 WIB
Pelatih Bali United Johnny Jansen. (Miftahuddin/Radar Bali)
Pelatih Bali United Johnny Jansen. (Miftahuddin/Radar Bali)

 

RADAR BALI - Kabar kepastian masa depan lini kepelatihan Bali United akhirnya menemui titik terang. Pelatih kepala Johnny Jansen dikabarkan telah sepakat untuk melanjutkan kerja sama dan memperpanjang masa baktinya bersama skuad Serdadu Tridatu.

Media asal Belanda, Leeuwarder Courant, memberikan konfirmasi resmi terkait bertahannya arsitek taktik asal Noordwolde tersebut di Pulau Dewata.

"Johnny Jansen tetap menjadi pelatih Bali United FC," tulis laporan Leeuwarder Courant. "Pelatih asal Noordwolde ini dan klub telah menyepakati kontrak hingga pertengahan 2027."

Johnny Jansen menyudahi kompetisi musim ini dengan membawa tim mengemas total 51 poin dari hasil 14 kali kemenangan, 9 kali imbang, dan 11 kali kekalahan.

Sebelum kesepakatan ini tercapai, masa depan Jansen sempat diselimuti spekulasi. Mantan pelatih PEC Zwolle ini hampir meninggalkan Bali karena durasi kontrak lamanya yang sudah selesai pada akhir musim.

Namun, proposal perpanjangan kontrak yang dikirimkan oleh manajemen Bali United akhirnya diterima dengan baik oleh sang juru taktik hingga ia sepakat untuk menambah masa baktinya sampai satu musim ke depan.

Kepada media tanah airnya, mantan pelatih Eliano Reijnders di PEC Zwolle ini menjelaskan bahwa dirinyalah yang memang masih ingin melanjutkan karier di Indonesia. 

Pria kelahiran Noordwolde ini menyadari bahwa musim perdananya bersama Serdadu Tridatu berjalan dengan tidak mudah. Finis di posisi ke-7 dinilai sebagai catatan yang baik meski banyak hal yang harus diperbaiki.

Dalam kesepakatan baru ini, Jansen juga memastikan akan mempertahankan para staf asistennya, yakni Jeffrey Talan dan Ronnie Pander, karena ia merasa mereka masih bisa berbuat banyak di Indonesia dan hanya membutuhkan waktu.

"Saya sangat senang dengan perpanjangan kontrak ini," ungkap Johnny Jansen. "Kami mengalami beberapa periode yang cukup berat musim ini. Ada pasang surut, tetapi permainan kami semakin membaik. Kini, kami mendominasi sebagian besar pertandingan."

Evaluasi Musim Perdana dan Revolusi Taktik

Johnny Jansen pertama kali datang ke Bali United pada awal kompetisi Super League 2025/2026 untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Stefano "Teco" Cugurra. 

Kehadirannya langsung membawa dampak positif bagi tim lewat rombongan pemain asal Belanda yang ia datangkan untuk memperkuat amunisi klub.

Walau secara peringkat belum mampu menembus posisi lima besar, Jansen mengaku cukup puas melihat grafik perkembangan performa anak asuhnya dari pekan pertama hingga laga pamungkas.

Pencapaian terbesar Jansen pada musim pertamanya tidak melulu soal angka di papan skor, melainkan keberhasilannya merevolusi kultur dan profesionalitas di dalam klub.

Di bawah arahannya, skuad Bali United wajib menjalani latihan dua kali sehari, rutin melakukan sesi di pusat kebugaran, menganalisis rekaman video taktik harian, hingga kewajiban makan bersama di fasilitas klub untuk menjaga nutrisi pemain. Langkah ini berhasil meningkatkan standar profesionalitas para pemain ke level yang lebih tinggi.

Di atas lapangan, evaluasi taktisnya juga berjalan menarik. Secara produktivitas, lini serang yang dipimpin Boris Kopitovic tampil apik dengan gelontoran total 57 gol sepanjang musim.

Di sisi lain, meski lini pertahanan sempat disorot karena kebobolan 48 kali, racikan taktik Jansen sempat mencetak rekor fantastis dengan membawa Serdadu Tridatu melalui enam pertandingan beruntun tanpa kebobolan (clean sheet).

Selain itu, gawang Mike Hauptmeijer yang di awal musim sering menjadi bulan-bulanan dari situasi bola mati berhasil dibenahi secara serius melalui latihan intensif dan analisis mendalam.

Hasilnya terlihat di paruh kedua, di mana Bali United tidak hanya solid meredam serangan, tetapi justru berbalik menjadi tim yang sangat mematikan dari skema set pieces.

Misi Berburu Juru Gedor Baru

Berbekal perpanjangan kontrak hingga 2027 dan dukungan masif dari suporter, Jansen optimistis memiliki peluang besar untuk membawa Bali United bertarung di zona papan atas pada musim depan.

Tantangan berikutnya adalah memperkuat komposisi pemain melalui bursa transfer, dengan fokus utama mendatangkan juru gedor baru yang haus gol.

"Kami ingin tampil lebih baik daripada musim lalu," tutur Jansen. "Itu adalah tantangan yang luar biasa, tetapi hal itu juga bisa terwujud di klub ini. Kami berencana, jika semuanya berjalan lancar, untuk memperkuat skuad pemain."

Jansen sadar betul bahwa untuk bersaing memperebutkan gelar juara musim depan, lini serang tim harus diperbaiki karena dinilai masih kurang konsisten di saat-saat krusial. Target buruannya pun sudah dipatok dengan sangat jelas.

"Hal yang saya pikirkan adalah kami harus mendatangkan seorang top skor," tegas Johnny Jansen. "Seorang pemain yang setidaknya bisa mencetak 15 gol atau lebih dalam satu musim. Itu target utama untuk dibawa ke Bali United."***

Editor : Ibnu Yunianto
#bursa transfer #Johnny Jansen #perpanjangan kontrak #Boris Kopitovic #bali united