Profil dan Statistik Queven Inacio Da Silva, Calon Pengganti Mirza Mustafic di Bali United

Dhian Harnia Patrawati • Dipublikasikan Senin, 22 Juni 2026 | 10:11 WIB
Ilustrasi-Gambar regenerative Queven Inacio Da Silva, gelandang serang Chonburi FC yang dikabarkan diminati Bali United.
Ilustrasi-Gambar regenerative Queven Inacio Da Silva, gelandang serang Chonburi FC yang dikabarkan diminati Bali United.

 

RADAR BALI - Pergerakan Bali United di bursa transfer musim panas ini semakin agresif demi membenahi kreativitas lini tengah.

Setelah kepergian Mirza Mustafic, manajemen Serdadu Tridatu langsung membidik suksesor sepadan untuk menjadi motor serangan tim.

Pilihan tersebut jatuh pada sosok gelandang kreatif asal Brasil yang bersinar di Thai League bersama Chonburi FC: Queven Inacio Da Silva.

Profil Ringkas Gelandang Modern asal Brasil

Queven Inacio merupakan gelandang tengah berpaspor Brasil yang lahir di Palmeira d'Oeste pada 21 November 1998. Di usianya yang menginjak 27 tahun, ia berada dalam masa keemasan sebagai pesepak bola profesional.

Memiliki postur 1,76 meter dengan kekuatan utama pada kaki dominan kiri, Queven dikenal sebagai pemain bertipe versatile di lini tengah.

Posisi utamanya adalah gelandang tengah murni, namun ia juga fasih diplot sebagai gelandang bertahan maupun gelandang serang. Keunggulan taktis inilah yang membuatnya menjadi buruan utama untuk mengisi lubang yang ditinggalkan Mirza Mustafic.

Saat ini, nilai pasar sang pemain berada di angka Rp5,21 mlyr, dengan rekor tertinggi mencapai Rp 7,82 mlyr saat membela klub elite Kosovo, FC Ballkani. 

Sebelum mencicipi atmosfer sepak bola Asia Tenggara di Thailand, pemain besutan agen C.R ini memiliki rekam jejak yang kaya di Eropa Timur, termasuk membela FC Shkupi di Makedonia Utara setelah berpetualang di berbagai klub Brasil seperti Monte Azul, Portuguesa, dan Maringá.

Jawaban Instan Masalah Lini Tengah Bali United

Berdasarkan data performa terbaru dan analisis taktis dari akun midblockstats, Queven digadang-gadang sebagai solusi langsung bagi problematika taktis Bali United.

Sepanjang musim 2025/2026 bersama Chonburi FC, ia mencatatkan performa yang sangat impresif di semua ajang:

Total Penampilan: Tampil dalam 23 pertandingan resmi (1.413 menit bermain) dengan sumbangan 5 gol dan 5 umpan gol (assist).

Kiprah di Thai League: Bermain dalam 20 laga (1.144 menit) dengan torehan 3 gol dan 3 assist. Ia mencatatkan 50% masuk dalam starting eleven dan berkontribusi pada 16% total gol tim.

Ketajaman di Turnamen Domestik: Tampil sangat efisien dalam 3 pertandingan (269 menit) dengan melesakkan 2 gol dan 2 assist.

Jika dibedah menggunakan indeks performa posisi (percentile vs. median) dari midblockstats, kualitas Queven berada jauh di atas rata-rata gelandang lain di liga:

Skor Tembakan (Shooting Score): Mencapai 91,4 (+30,3 di atas median), menempatkannya di peringkat ke-10 (Ranked Shooting) di antara seluruh gelandang di Thai League. Atribut ini menjamin Bali United memiliki pemecah kebuntuan dari lini kedua.

Skor Distribusi (Distribution Score): Berada di angka 83,7 (+27,1 di atas median), modal utama untuk mengalirkan transisi positif dari bawah ke depan.

Skor Penguasaan Bola (Possession Score): Menyentuh angka 79,2 (+25,7 di atas median), menunjukkan ketenangannya saat mendikte ritme permainan.

Kedisiplinan & Atribut Defensif: Mengantongi skor defensif 64,3 (+19,4 di atas median) serta tingkat kedisiplinan taktis yang tinggi di angka 89,2 (+35,1 di atas median).

Dengan dominasi atribut di segala sektor tersebut, Queven kokoh bertengger di Peringkat 1 Secara Keseluruhan (Ranked Overall: 1) untuk indeks pemain tengah di liganya, dengan skor indeks kumulatif mencapai 81,1.

Analisis Kompatibilitas: Duet Maut Bersama Teppei Yachida

Kedatangan Queven Inacio memicu pertanyaan menarik: bagaimana kecocokannya dengan kreator serangan asal Jepang, Teppei Yachida, yang sudah lebih dulu menjadi ruh permainan Bali United?

Secara taktis, kombinasi keduanya diprediksi akan sangat kompatibel dan berpotensi menjadi salah satu lini tengah paling dinamis di BRI Super League karena beberapa alasan berikut:

Keseimbangan Kaki Dominan (Kiri & Kanan): Queven bergerak dengan kekuatan utama kaki kiri, sementara Yachida dominan menggunakan kaki kanan.

Karakter kontras ini sangat disukai oleh Pelatih Johnny Jansen dalam skema build-up, karena keberadaan pemain kidal dan kanan secara bersamaan akan membuka sudut operan (passing angles) yang jauh lebih luas dan membuat sirkulasi bola sulit dibaca lawan.

Pembagian Peran yang Saling Melengkapi: Yachida dikenal sebagai motor serangan yang lincah dengan visi playmaking kuat di sepertiga akhir lapangan.

Kehadiran Queven yang memiliki disiplin taktis luar biasa (89,2) serta ketangguhan dalam duel (65,2) dan aspek defensif (64,3) akan memberikan rasa aman.

Queven bisa menjaga kedalaman sekaligus memberikan kebebasan bagi Yachida untuk menusuk lebih dalam ke area penalti lawan.

Variasi Sengatan Lini Kedua: Dengan skor shooting Queven yang masuk peringkat 10 besar (91,4), ia bisa menjadi senjata rahasia.

Ketika pergerakan tak bola Yachida berhasil menarik perhatian para pemain bertahan lawan, ruang kosong di depan kotak penalti akan terbuka bagi Queven untuk melepaskan sepakan jarak jauh mematikan.

Dalam skema taktis Jansen, baik dalam formasi 4-3-3 maupun 4-2-3-1, keduanya bisa dipasang sejajar sebagai duet gelandang nomor #8, atau menempatkan Queven sedikit lebih dalam sebagai double pivot untuk menopang Yachida sebagai gelandang serang murni.

Kehilangan Mirza Mustafic sempat memicu kekhawatiran di kalangan pendukung Serdadu Tridatu. Namun, profil dan statistik mewah yang diusung oleh Queven Inacio Da Silva membuktikan bahwa manajemen tidak main-main dalam melakukan peningkatan kualitas tim.

Dengan karakter kaki kiri yang magis, visi bermain tinggi, serta keselarasan taktis yang menjanjikan bersama Teppei Yachida, mantan jenderal lapangan tengah Chonburi FC ini siap menjadi dinamo baru yang akan mengalirkan kreativitas ke lini serang Bali United pada musim baru.***

Editor : Ibnu Yunianto
Sumber : Radar Bali
Queven Inacio Johnny Jansen bursa transfer liga 1 bali united Mirza Mustafic