Bali United Beri Sinyal Rekrut Bek PSIM Jop van der Avert, Calon Duet João Ferrari

Dhian Harnia Patrawati • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 12:08 WIB
Rekamaya Jop Van Der Avert dengan Jersey Bali United.
Rekamaya Jop van der Avert dengan Jersey Bali United.

 

RADAR BALI - Akun media sosial resmi Bali United memberikan dua kode kuat terkait rencana perekrutan pemain baru berposisi bek tengah. Pemain tersebut diproyeksikan untuk mendampingi João Ferrari di lini belakang Serdadu Tridatu. Nama yang gencar dikabarkan bakal segera diumumkan adalah bek PSIM Yogyakarta, Jop van der Avert.

Kode pertama dimunculkan dua hari lalu berupa unggahan siluet pemain asing berjanggut panjang. Sementara kode kedua hadir lewat unggahan yang memperlihatkan Van der Avert mengenakan jersi nomor 2 PSIM Yogyakarta saat menghadang gelandang serang Bali United, Irfan Jaya, dengan sematan teks "From This". Foto berikutnya menampilkan Irfan Jaya menunjuk logo Bali United disertai tulisan "To This".

Pemain berusia 25 tahun tersebut merupakan bek bertahan versatile berkaki kidal yang tangguh beroperasi sebagai bek tengah maupun bek kiri. Sebelum berkarier di Indonesia, ia memiliki rekam jejak di Liga Belanda bersama FC Dordrecht dan Eredivisie, serta sempat berkiprah di Asia bersama klub kasta kedua Liga Korea Selatan, Chungbuk Cheongju FC.

Rekam Jejak dan Latar Belakang Jop van der Avert

Jop van der Avert merupakan pemain kelahiran Bergen op Zoom, Belanda, pada 11 Mei 2000. Pembinaan usia mudanya ditempuh melalui akademi MOC '17, RBC Roosendaal, hingga NAC Breda, sebelum akhirnya menandatangani kontrak profesional bersama Willem II.

Pengalaman di Belanda: Debut profesionalnya dicatatkan di kasta tertinggi Liga Belanda (Eredivisie) bersama Willem II pada September 2020. Ia kemudian memperkuat FC Dordrecht di kasta kedua (Eerste Divisie) periode 2021–2024 dan berkembang menjadi pilar utama di lini belakang.

Kiprah di Asia: Sebelum berlabuh ke Indonesia, pemain bertinggi 187 cm ini merambah kompetisi Asia dengan membela klub K League 2, Chungbuk Cheongju FC, sepanjang musim 2025.

Kepindahan ke PSIM Yogyakarta: Pada bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026 (Februari 2026), Van der Avert resmi diboyong PSIM Yogyakarta. Perekrutannya diprakarsai kebutuhan tim dan rekomendasi Pelatih Jean-Paul van Gastel yang telah mengenali karakter permainannya semasa di Belanda.

Analisis Performa dan Statistik di PSIM Yogyakarta

Sejak didatangkan pada bursa transfer paruh musim (Februari 2026), Van der Avert langsung menyegel posisi starter dan tak tergantikan di jantung pertahanan Laskar Mataram.

Sepanjang paruh kedua kompetisi BRI Super League 2025/2026, bek asal Belanda ini membukukan 14 penampilan dan seluruhnya dilakoni sebagai starter. Ia mencatatkan total 1.260 menit bermain tanpa pernah digantikan di tengah laga.

Meskipun belum mencetak gol maupun assist, statistik pertahanannya terbilang sangat bersih dengan koleksi 3 kartu kuning dan tanpa pernah menerima kartu merah.

Perjalanan laga resminya bersama PSIM diwarnai konsistensi menit bermain penuh selama 90 menit di setiap pertandingan. Ia mengawali kiprahnya dalam laga imbang 2–2 melawan Persijap Jepara pada 11 Maret 2026.

Selanjutnya, Van der Avert terus dipercaya tampil penuh dalam rentetan pertandingan ketat melawan Dewa United (0–1), PSM Makassar (1–2), Bhayangkara FC (1–2), hingga menahan imbang Persija Jakarta 1–1 pada 22 April 2026.

Meski PSIM sempat melewati masa-masa sulit saat berhadapan dengan Persita Tangerang (0–1) dan Persib Bandung (0–1), kontribusi Van der Avert tetap vital.

Performa terbaiknya di lini belakang terlihat jelas saat membantu tim mengamankan kemenangan clean sheet 2–0 atas Malut United pada 10 Mei 2026.

Seminggu kemudian, ia kembali tampil solid membawa PSIM menang 2–1 atas Madura United, meski harus menerima satu kartu kuning dalam laga tersebut. Penampilan penutupnya di paruh musim dicatatkan saat melakoni duel sengit melawan Arema FC yang berakhir dengan skor 1–3 pada 22 Mei 2026.

Atribut Taktis dan Evaluasi Kinerja

Rasio Menit Tampil 100%: Selalu bermain penuh 90 menit dalam 14 laga tanpa pernah digantikan. Hal ini membuktikan tingkat kebugaran dan kepercayaan penuh dari tim pelatih.

Distribusi Bola Kaki Kiri: Sebagai bek berkaki dominan kiri, keberadaannya mempermudah alur build-up dari lini belakang ke sisi kiri penyerangan.

Versatilitas Posisi: Selain bek tengah murni, ia mampu berperan sebagai bek kiri. Fleksibilitas ini memberi variasi kedalaman skuad yang dipimpin Jean Paul Van Gastel.

Keunggulan Fisik & Kedisiplinan: Postur 187 cm menunjang duel udara serta antisipasi set-piece. Meski berkarakter lugas, ia tergolong disiplin dengan hanya mengoleksi 3 kartu kuning tanpa kartu merah.

Adaptasi iklim tropis yang tergolong cepat menjadikan Van der Avert salah satu pilar stabilitas di lini pertahanan. Kehadirannya kini menjadi opsi potensial bagi Bali United untuk memperkokoh tembok pertahanan dalam mengarungi kompetisi mendatang.***

Editor : Ibnu Yunianto
Sumber : Radar Bali
bursa transfer liga indonesia Jop Van der Avert psim yogyakarta BRI Super League bali united