RADAR BALI – Evaluasi lini pertahanan menjadi fokus utama Bali United menatap kompetisi Super League musim 2026/2027. Manajemen Serdadu Tridatu bergerak cepat dengan meresmikan rekrutmen bek asing baru berdarah Belanda dan berpaspor Finlandia, Thomas Anton Rudolph Lam.
Kepastian bergabungnya pemain tersebut disampaikan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Bali United FC, Yabes Tanuri, pada Selasa (21/7) siang.
"Melihat evaluasi musim lalu khususnya di lini belakang, kami melihat butuh tambahan pemain di sektor pertahanan. Setelah berkomunikasi dengan tim pelatih, kami melihat Thomas Lam menjadi pilihan terbaik untuk memperkuat Bali United di musim ini," ujar Yabes Tanuri.
Yabes berharap kehadiran bek berpostur tinggi tersebut mampu meningkatkan kualitas dan kedisiplinan benteng pertahanan Bali United.
"Mudah-mudahan dia bisa membantu tim ini disiplin dalam pertahanan dan produktif dalam mencetak gol, sehingga peringkat klasemen kami lebih baik di musim ini," tambahnya.
Reuni Skuad Belanda dan Rekam Jejak Internasional
Pemain kelahiran 18 Desember 1993 di Amsterdam, Belanda ini memiliki rekam jejak panjang di sepak bola Eropa.
Mengawali pembinaan usia muda di Amsterdam Football Club dan AZ Alkmaar, Thomas Lam sempat menjadi rekan satu tim gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, saat membela AZ Alkmaar U-21 pada musim 2013/2014.
Setelahnya, bek berprestasi dengan tinggi 1,88 meter ini berhijrah ke PEC Zwolle. Di klub Eredivisie tersebut, Lam mencatatkan beberapa periode penampilan, yakni pada musim 2014/2015, 2018/2019, dan 2023/2024.
Menariknya, pada periode ketiganya di PEC Zwolle, ia ditangani langsung oleh Pelatih Bali United Johnny Jansen serta bermain bersama kiper Serdadu Tridatu, Mike Hauptmeijer.
Selain berpengalaman di kompetisi kasta teratas Belanda, Thomas Lam juga tercatat pernah mencicipi ketatnya persaingan Liga Inggris bersama Nottingham Forest.
Karier lintas negaranya berlanjut ke FC Twente (Belanda), CSKA Sofia (Bulgaria), Melbourne City (Australia), hingga klub asal Siprus, Apollon Limassol FC, pada musim terakhirnya.
Di tingkat internasional, pemain yang pernah masuk dalam skuad Finlandia di ajang UEFA Euro 2020 ini mencatatkan status sebagai mantan pemain internasional dengan raihan 28 caps bersama Timnas Senior Finlandia.
Prestasi dan Versatilitas Taktis
Sepanjang karier profesionalnya di Eropa, Thomas Lam yang dinaungi agen Prime11 dan memiliki nilai pasar saat ini sebesar €300 ribu tersebut telah mengoleksi dua gelar bergengsi saat berkarier di Belanda, yaitu:
1x Juara Piala Belanda (KNVB Beker)
1x Juara Piala Super Belanda (Johan Cruijff Schaal)
Selain tangguh sebagai pengawal jantung pertahanan (center-back), Thomas Lam dikenal memiliki fleksibilitas taktis yang tinggi karena dapat diperankan sebagai gelandang bertahan.
Berdasarkan data statistik sepanjang kariernya, ia telah tampil dalam 400 pertandingan profesional di semua kompetisi dengan total 30.948 menit bermain. Selama rentang karier tersebut, ia mengemas 35 gol dan 14 assist.
Rincian Penampilan Berdasarkan Posisi:
Bek Tengah (Centre-Back): 285 pertandingan | 22 gol | 10 assist
Gelandang Bertahan (Defensive Midfield): 51 pertandingan | 4 gol | 4 assist
Bek Kanan (Right-Back): 6 pertandingan
Gelandang Tengah (Central Midfield): 2 pertandingan | 1 gol
Pengalaman terbanyak Thomas Lam diukir di kasta tertinggi Liga Belanda (Eredivisie) dengan torehan 191 penampilan, 16 gol, dan 8 assist. Ia juga berpengalaman tampil di berbagai ajang internasional antarklub seperti UEFA Conference League dan UEFA Europa League.
Ringkasan Penampilan bersama Klub:
PEC Zwolle (Belanda): 171 penampilan | 17 gol | 6 assist
AZ Alkmaar U21 (Belanda): 58 penampilan | 10 gol
Apollon Limassol (Siprus): 45 penampilan | 1 gol | 3 assist
CSKA-Sofia (Bulgaria): 34 penampilan | 2 assist
FC Twente Enschede (Belanda): 30 penampilan | 3 gol | 2 assist
Melbourne City FC (Australia): 27 penampilan | 1 gol
Nottingham Forest (Inggris): 21 penampilan | 2 gol | 1 assist
AZ Alkmaar (Belanda): 9 penampilan | 1 gol
Pengalaman panjang di berbagai belahan dunia serta chemistry yang sudah terbangun dengan pelatih Johnny Jansen menjadi modal berharga bagi Thomas Lam untuk mengarungi petualangan barunya bersama Bali United di kancah sepak bola Indonesia.***
Editor : Ibnu YuniantoSumber : Radar Bali