Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Amor Ring Acintya…Diduga Sakit, Pencari SIM Meninggal Mendadak

Donny Tabelak • Sabtu, 30 Desember 2017 | 14:15 WIB
amor-ring-acintyadiduga-sakit-pencari-sim-meninggal-mendadak
amor-ring-acintyadiduga-sakit-pencari-sim-meninggal-mendadak

GIANYAR – Jalan hidup-matinya seorang tak ada yang tahu. Seorang pencari Surat Izin Mengemudi (SIM), Cokorda Raka Wijaya, 60,


asal Banjar Ubud, Desa Blusung Kecamatan Tampaksiring, meninggal saat hendak mengambil perpanjangan SIM pada Jumat (29/12) pukul 10.00.


Sejak awal, polisi melihat korban tampak lemas saat duduk menunggu antrean. Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo menyatakan, Cok Raka ini awalnya hendak mengurus perpanjang SIM duduk seperti orang lemas di areal Polres Gianyar.


“Lalu ada anggota (polisi, red) mendekati, ditanya sama anggota bapak kenapa? Lalu diajak ke klinik,” ujar AKBP Djoni Widodo, kemarin.


Sampai di klinik, pria tersebut mengaku mengeluh sakit pada bagian dadanya. Cok Raka juga sampai tidak bisa berdiri tegap dan inginnya rebahan saja.


Di klinik Polres Gianyar, Cok Raka diperiksa tim dokter Polres. Bahkan, korban sampai diberikan nafas bantuan berupa oksigen.


Tak lama setelah itu, Cok Raka mengaku tampak lebih segar dan keluar dari klinik. Namun, kesehatan Cok Raka belum pulih.


Di depan gedung Polres, Cok Raka yang jalan keluar klinik langsung ambruk. Pihak petugas medis pun langsung mengevakuasinya dan memasukkan Cok Raka ke dalam mobil ambulance Polres Gianyar.


“Langsung dibawa ke rumah sakit dan ditangani oleh tim medis,” ujarnya. Sampai di rumah sakit, Cok Raka tidak bisa diselamatkan. Nyawanya tidak bisa tertolong lagi.


Cok Raka dinyatakan meninggal dunia. “Ini sudah takdir, tidak ada yang bisa melawan. Dari kepolisian sudah menangani, bahkan sudah dibawa ke rumah sakit juga,” tukas Djoni.

Editor : Donny Tabelak
#polres gianyar