Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tiga Rumah Jadi Korban Banjir Bandang, Arus Lalin Berangsur Normal

Donny Tabelak • Minggu, 23 Desember 2018 | 17:42 WIB
tiga-rumah-jadi-korban-banjir-bandang-arus-lalin-berangsur-normal
tiga-rumah-jadi-korban-banjir-bandang-arus-lalin-berangsur-normal

NEGARA – Banjir bandang yang menerjang Mendoyo, Minggu (23/12) dini hari begitu menggerikan. Kejadian berjalan begitu cepat.


Banjir bandang dipicu hujan lebat yang mengguyur Jembrana, Bali, sejak Sabtu (22/12) malam. “Luapan air mencapai puncaknya menjelang tengah malam.


Banyak kayu-kayu besar dan kecil yang hanyut dan tersangkut di jembatan itu,” ujar Putu Adi, salah seorang warga.


Sudiarta, warga lainnya mengatakan, akibat banjir bandang itu tidak ada korban dari warga. Namun informasinya ada tiga rumah warga dan satu dapur warga yang tersapu banjir bandang itu.


Pantauan Jawa Pos Radar Bali, apparat kepolisian berjibaku di lokasi Jembatan Penyaringan untuk mengatur arus lalu lintas.


Anggota polisi berusaha mengatur agar antrean kendaraan yang panjangnya belasan kilometer itu tidak semrawut dan menghimbau penguna jalan agar mencari jalur alternative melalui jalur Singaraja.


Di lain sisi, BPBD Jembrana bersama kepolisian dan TNI serta warga berusaha membersihkan kayu yang menutupi jembatan Bilukpoh dengan menggunakan satu unit alat berat.


Ditengah upaya tim gabungan membersihkan jembatan, beberapa pengendara motor yang tidak sabaran nekat menerobos jembatan yang sedang dibersihkan hingga menganggu alat berat yang sedang bekerja.


Usaha tim gabungan itu perlahan membuahkan hasil. Sekitar pukul 09.00 jembatan di kilometer 86 itu sudah bisa dilintasi.


Tetapi hanya boleh dilintasi sepeda motor. Untuk mobil sementara tidak diizinkan karena pembersihan masih sedang dilakukan.


“Kita masih lakukan pembersihan dan perbaikan. Untuk sementara sepeda motor dan kendaraan kecil sudah bisa lewat,” ujar Kepala BPBD Jembrana I Ketut Eko Susilo Permana. 

Editor : Donny Tabelak
#bpbd jembrana