Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Polisi Tembak Pembobol dan Operator Call Center BNI Palsu Asal Medan

Donny Tabelak • Jumat, 1 Februari 2019 | 04:15 WIB
polisi-tembak-pembobol-dan-operator-call-center-bni-palsu-asal-medan
polisi-tembak-pembobol-dan-operator-call-center-bni-palsu-asal-medan

SINGARAJA – Suwani, 36, buron sekaligus anggota sindikat pembobolan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di kawasan Buleleng, Kamis (24/1) tertangkap.


Pria asal Kabupaten Muara Dua, Provinsi Sumatera Selatan, ditangkap tim Reskrim Polres Buleleng dan ditembak setelah sempat berupaya melawan polisi di bagian kaki .


 


Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Mikael Hutabarat di Mapolres Buleleng, Kamis (31/1) menjelaskan, penangkapan pelaku pembobol ATM dan operator Call Center Palsu BNI ini berawal dari adanya laporan korban Luh Suyeni, 45, warga Desa Dencarik, Buleleng.


 


Sesuai laporan, korban yang saat itu hendak mengambil uang via ATM justru kartu ATM-nya tertelan.


 


Mengetahui kartu ATM tertelan, korban yang panic langsung segera menghubung call centre palsu yang sebelumnya dipasang pelaku. “Korban juga sempat memberikan nomor PIN pada petugas call centre palsu. Akibatnya uang tabungan korban sebanyak Rp 13 juta digasak pelaku Suweni,”ujar Mikael.


 


Selanjutnya, bingung dengan saldo tabungannya terkuras, korban pun langsung melapor ke polisi.


 


Hasil penyelidikan, mengarah pada pelaku Suweni. Polisi pun melakukan pengejaran dan mendapati tersangka di sebuah rumah kost di Jalan Pulau Moyo.


 


Saat disergap pada Kamis (24/1) pekan lalu, ia pun kabur dari kejaran polisi sehingga kaki kirinya ditembak.


 


“Kami masih cari rekan-rekannya. Tapi modus seperti ini tidak mungkin kerja sendirian. Pengakuannya mereka beraksi bertiga. Ada yang stand by di Jakarta juga,” kata Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Mikael Hutabarat di Mapolres Buleleng, Kamis (31/1)


 


 

Editor : Donny Tabelak
#polres buleleng