Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

HOT NEWS! Ribuan Ikan Mendadak Terdampar di Pantai Batu Bolong Bali

Donny Tabelak • Selasa, 16 Juli 2019 | 06:48 WIB
hot-news-ribuan-ikan-mendadak-terdampar-di-pantai-batu-bolong-bali
hot-news-ribuan-ikan-mendadak-terdampar-di-pantai-batu-bolong-bali

DENPASAR - Fenomena ribuan ikan terdampar ke darat terjadi di Pantai Batu Bolong, Canggu, Badung, Senin malam (15/7) pukul 21.00.


Hal ini pun menghebohkan masyarakat sekitar.


Seperti diceritakan Wayan Mustara. Mustara, yang merupakan warga setempat ini menjadi saksi mata fenomena langka terdamparnya ribuan ikan di Pantai Batu Bolong. “Iya, saya ada di sana tadi,” katanya kepada Jawa Pos Radar Bali


Kata Mustara, ribuan ikan yang terdampar ke daratan itu merupakan ikan dengan jenis Lemuru.


Akibat banyaknya ikan yang terdampar, warga atau masyarakat yang ada di sekitar pantai pun beramai-ramai memungut ikan.


Mereka berebut ikan dengan menggunakan peralatan seadanya seperti plastik, jala dan alat lainnya. 


“Ini memang fenomena tahunan. Kalau (Fenomena) tahun ini sudah terjadi dari sejak awal bulan Juni lalu,” ujarnya.


Meski sudah dari bulan lalu, kata Mustara, ikan yang terdampar ke darat ini jumlahnya tak sebanyak seperti hari ini. “Dari awal Juni, tapi tidak setiap hari,” imbuhnya. 


Menariknya, dengan munculnya fenomena tahunan ini, banyak warganet yang justru mengkaitkan dengan pertanda buruk yang akan terjadi.


“Tanda-tanda tsunami kayak di Aceh. Tetap waspada,” kata akun Lutvia Azizah.


Pun demikian swperti si akun Suartini Nyoman. Ia berkomentar gempa di Lombok juga diawali dengan fenomena serupa. 


“Kejadian di Lombok tempo hari diawali dengan kejadian seperti ini sebelum gempa besar yang menimpa kami di Lombok. Semoga kita semua selalu dilindungi Hyang Widhi,” ungkapnya. 

Editor : Donny Tabelak
#fenomena langka