Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

[Update] 443 Warga di Desa Abuan Bangli Reaktif Covid-19

Didik Dwi Pratono • Jumat, 1 Mei 2020 | 01:15 WIB
update-443-warga-di-desa-abuan-bangli-reaktif-covid-19
update-443-warga-di-desa-abuan-bangli-reaktif-covid-19

DENPASAR-Usai heboh temuan delapan pasien positif Covid-19 (Corona), kabar lebih menghebohkan kembali terjadi di salah satu desa di Kabupaten Bangli, Kamis (30/4).


Kabar heboh ini menyusul dengan hasil rapid test massal yang dilakukan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 terhadap 1.210 orang di tiga banjar di Desa Abuan, Bangli.


Sesuai hasil rapid test massal di tiga banjar itu ada ratusan warga yang dinyatakan reaktif Covid-19.


Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra membenarkan.


Dijelaskan, dari total 1.210 yang menjalani rapid test, ada sebanyak 443 orang dinyatakan reaktif atau terindikasi positif Covid-19 (Corona).


Sedangkan Non reaktif atau negative sebanyak 767 orang


Rinciannya kata Dewa Indra, di Balai Banjar Dinas Serokadan dari 348 warga yang melaksanakan rapid test, hasilnya 13 warga non reaktif dan 335 warga reaktif.


Selanjutnya, di tempek selatan dari 500 warga yang melaksanakan rapid test, hasilnya 494 warga non reaktif dan 6 warga reaktif.


Sedangkan  di tempek utara, dari 276 warga yang melaksanakan rapid test hasilnya 260 warga yang non reaktif dan 16 warga reaktif. Begitu juga di SD 2 abuan, dari 86 warga hasilnya 86 warga reaktif.


Lebih lanjut, Dewa Indra mengatakan, dari jumlah1.210 orang yang baru menjalani rapid test itu baru separo dari rencana rapid test yang dilakukan terhadap 2.300 warga.


“Jumlah 1.200 itu baru separo dari total rencana tim gugus tugas percepatan penanganan Covid  melakukan rapid test,”terangnya.    


Seperti diketahui, Rapid test dilakukan GTPP menyusul temuan kasus positif yang sangat tinggi di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Bangli


Sebanyak 230 warga Banjar Serokadan di rapid test.


Khusus di Banjar Serokadan, kata Dewa Indra, tak bisa dilakukan sehari karena jumlahnya banyak dan dipastikan agar tak menimbulkan keramaian. 

Editor : Didik Dwi Pratono
#covid-19 #pemkab bangli #rapid test