Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Kasus Baru Positif Covid-19 di Bondalem Terus Bertambah

Didik Dwi Pratono • Sabtu, 2 Mei 2020 | 00:15 WIB
kasus-baru-positif-covid-19-di-bondalem-terus-bertambah
kasus-baru-positif-covid-19-di-bondalem-terus-bertambah

SINGARAJA – Kasus positif Covid-19 di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Buleleng terus bertambah.


Tim medis di RS Pratama Giri Emas kini kembali merawat tiga orang pasien baru Covid-19.


Dari tiga orang pasien baru itu, dua diantaranya merupakan warga dari Desa Bondalem. Sementara seorang lainnya merupakan pekerja migran.


Tiga tambahan kasus baru itu ditemukan setelah Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng melakukan rapid test di Desa Bondalem dan Desa Tejakula pada Rabu (29/4) lalu.


Dari delapan orang yang saat itu dinyatakan positif sesuai rapid test, sebanyak tiga orang diantaranya dinyatakan positif setelah menjalani pengecekan sampel swab.


Sekretaris GTPP Covid-19 Kabupaten Buleleng Gede Suyasa mengatakan, dari delapan orang yang terindikasi positif rapid test pada Rabu lalu, hasil swabnya baru diterima pada Kamis (30/4) malam. Hasilnya ada tiga orang yang dinyatakan positif covid-19.


“Sisanya yang lagi lima orang masih kami karantina di RS Pratama. Kami menunggu uji sampel swab yang kedua,” kata Suyasa saat memberikan keterangan pers melalui telekonferensi, Jumat (1/5).


Suyasa menjelaskan, dari tiga orang yang positif itu, dua orang diantaranya masih memiliki hubungan keluarga dengan PDP-18.


Pasien dengan kode PDP-18 sendiri, masih dirawat di RS Pratama Giri Emas hingga kini. PDP-18 diketahui berprofesi sebagai pedagang di Pasar Bondalem.


“Masih keluarga dengan PDP-18. Satu anaknya positif, satu iparnya positif,” jelas Suyasa. Tim medis sendiri memberikan kode PDP-21 kepada anak dari PDP-18. Sementara ipar dari PDP-18 diidentifikasi sebagai PDP-23.


Sedangkan seorang lainnya yang dinyatakan positif covid-19 merupakan seorang pekerja migran.


Pekerja migran ini diketahui sempat memiliki riwayat perjalanan dari Qatar. Ia sampai di Bali pada Selasa (14/4) lalu.


Setelah menjalani karantina, pekerja migran ini menjalani rapid test di SMPN 1 Bondalem pada Rabu (29/4).


Ternyata hasil rapid test terindikasi positif. Setelah dilakukan uji sampel swab, ternyata pekerja migran itu memang benar terjangkit covid-19.


Sementara untuk 46 orang yang hasil rapid test-nya terindikasi positif pada Kamis (30/4) lalu, masih menjalani karantina di tiga lokasi berbeda. Yakni di RS Pratama Giri Emas, RSUD Buleleng, dan salah satu penginapan di Buleleng.


“Pagi tadi sudah kami ambil sampel swabnya. Mudah-mudahan sore ini atau nanti malam sudah keluar hasilnya dari RS Sanglah,” tandas Suyasa.


Disisi lain, tim medis juga memulangkan seorang pasien yang sempat positif covid-19. Pasien yang diidentifikasi sebagai PDP-20 itu, diizinkan pulang pada pagi kemarin (1/5). Pasien itu dinyatakan sembuh setelah sempat menjalani perawatan sejak Minggu (26/4) lalu.

Editor : Didik Dwi Pratono
#covid-19 #pemkab buleleng #rs pratama