Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Wacana Pembangunan Sirkuit F1 di Bali Barat Kembali Mengemuka

Didik Dwi Pratono • Kamis, 31 Desember 2020 | 02:15 WIB
wacana-pembangunan-sirkuit-f1-di-bali-barat-kembali-mengemuka
wacana-pembangunan-sirkuit-f1-di-bali-barat-kembali-mengemuka

NEGARA– Wacana pembangunan sirkuit Formula 1 (F1) di Jembrana kembali mengemuka.


Seperti terungkap saat kunjungan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo di Jembrana Rabu (30/12).


Saat melakukan kunjungan, Ketua MPR RI ini menilai Jembrana tempat yang tepat untuk pembangunan pusat otomotif yang digabungkan dengan pariwisata budaya atau sportourism sehingga perekonomian Jembrana bisa lebih maju.


Selain itu, politisi Partai Golkar ini mengaku jika kunjungan ke Jembrana untuk melihat langsung Jembrana di tengah pandemi Covid-19.


Pasalnya, sejak pandemi Covid-19 sektor pariwisata yang menjadi sektor yang diunggulkan untuk perekonomian Bali sangat terdampak, sehingga perlu dilakukan langkah strategis mengembalikan pariwisata dan perekonomian Bali.


“Kami berharap pariwisata Bali segera bangkit,” ujarnya berharap.


Selain sebagai destinasi wisata dunia, lanjutnya, Bali memiliki banyak potensi yang masih belum digarap. Salah satunya, potensi pariwisata yang bisa dikombinasikan dengan otomotif.


Terutama daerah Jembrana, sebagai daerah ujung barat Bali, dengan potensi yang dimiliki diharapkan bisa mengimbangi perekonomian Bali Selatan. “Jembrana juga memiliki objek wisata yang bagus,” ungkapnya.


Politisi yang bisa disapa Bamsoet ini menggagas Jembrana sebagai daerah sportourism, khususnya otomotif.


Terlebih selaku ketua umum IMI, kunjungannya ke Jembrana yakni  dalam rangka melihat tempat yang berpotensi untuk dibuat arena untuk kegiatan otomotif, misalnya sirkuit F1.


Bamsoet melihat sirkuit makepung Samblong, Kelurahan Sangakaragung dan lahan milik Perusda Bali di Kecamatan Pekutatan sering digunakan untuk Offroad.


Dalam kunjungannya, Bamsoet sempat disuguhi dengan atraksi makepung di sirkuit Samblong. Atraksi budaya tersebut, bisa menjadi salah satu daya tarik wisata untuk mendatangkan wisatawan lokal maupun mancanegara.


Jika nantinya Jembrana sudah memiliki sirkuit untuk otomotif, bisa dipadukan dengan tradisi lokal yang ada di Jembrana. “Intinya kombinasikan antara tradisi, budaya, sport dan tourism,” terangnya.


Meskipun sudah melihat dua lokasi yang dinilai berpotensi untuk arena sport. Bamsoet mengaku belum bisa menentukan tempat yang akan digunakan untuk pusat otomotif.


Namun untuk kegiatan otomotif terdekat, yakni MXGP Internasional yang rencananya digelar bulan Juli 2022.


Dimana Jembrana menjadi kabupaten yang dipilih sebagai tuan rumah. “Kemungkinan besar di Jembrana,” ujarnya.


Kegiatan MXGP Internasional tersebut diharapkan bisa membantu sportourism Bali. Karena jika sesuai jadwal yang telah dirancang, MXGP Internasional bisa mendatangkan ribuan wisatawan.


Dihitung dari jumlah negara yang berpartisipasi sekitar 28 negara dengan jumlah sekitar 1500 orang kru dan suporter. Ditambah lagi turis lokal yang akan datang.


Dari segi persiapan, untuk menyelenggarakan MXGP tidak perlu waktu lama mempersiapkan arena. Bahkan bisa disiapkan dalam waktu dua bulan. Karena itu, pihaknya akan mengundang promotor utama MXGP untuk meninjau langsung ke Jembrana melihat lokasi yang akan digunakan.


Sementara Calon bupati terpilih I Nengah Tamba mengatakan, setelah dilantik menjadi bupati Jembrana bersama I Gede Ngurah Patriana Krisna sebagai wakil bupati langsung merespon kegiatan yang akan diselenggarakan IMI.


Diantaranya MXGP yang akan digelar pada bulan Juli 2021. Tamba berharap, tidak ada perubahan rencana dan tempat yang akan digunakan untuk kegiatan internasional tersebut.


Menurutnya, kegiatan MXGP tersebut jika bisa digelar di Jembrana bisa meliat animo masyarakat dalam sportourism, khususnya otomotif. Seperti moto cross, road race dan kegiatan otomotif lainnya. “Sportourism ini sebagai salah satu upaya untuk memajukan Jembrana, sehingga perlu dibuat program pariwisata yang tidak ada seperti di daerah lain,” ungkapnya.


Selain itu, kata Tamba MXGP dan kegiatan otomotif lain diharapkan sering diselenggarakan di Jembrana.


Sportourism tersebut sebagai salah satu atraksi atau sajian bagi wisatawan lokal dan mancanegara.


“Terpenting adalah keberlanjutannya, sehingga harus dibuat tourism sport otomotif,” ungkapnya. Tamba berharap pada Bamsoet sebagai ketua MPR RI untuk memberikan masukan dan arahan untuk kemajuan Jembrana.


Dalam kesempatan itu, calon wakil bupati Jembrana terpilih I Gede Ngurah Patriana Krisna menambahkan, apapun kegiatan yang dilaksanakan untuk bisa meningkatkan perekonomian Jembrana akan bermanfaat bagi Jembrana.


“Event otomotif akan menggerakan perekonomian masyarakat Jembrana dan pusat-pusat ekonomi yang akan terus bergerak,” tukasnya. 

Editor : Didik Dwi Pratono
#i nengah tamba #partai golkar #bambang soesetyo #imi