Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Usulan Ketua DPRD Gianyar Soal “Bali Lockdown” 2 Minggu Picu Polemik

Didik Dwi Pratono • Rabu, 27 Januari 2021 | 01:47 WIB
usulan-ketua-dprd-gianyar-soal-bali-lockdown-2-minggu-picu-polemik
usulan-ketua-dprd-gianyar-soal-bali-lockdown-2-minggu-picu-polemik

GIANYAR-Usulan agar Bali di-lockdown selama 2 (dua) minggu seperti yang dikemukakan Ketua DPRD Gianyar, I Wayan Tagel Winarta memunculkan polemik di masyarakat.


 


Bahkan tak hanya menimbulkan pro kontra, usulan legislator asal Tampaksiring, Gianyar inipun juga langsung viral di media sosial (medsos).


 


Meski sebagian masyarakat ada yang sependapat dengan usulan Bali di-Lockdown selama 2 pekan. Namun banyak juga dari warga yang menolak usulan dari wakil rakyat yang duduk di DPRD Gianyar itu.


 


Alasannya pun beragam. Diantaranya dari kubu masyarakat yang setuju.


Warga yang setuju usulan agar Bali di-lockdown selama dua pekan asalkan pemerintah mau menanggung seluruh kebutuhan dasar warga. Minimal kebutuhan warga terkait sembako harus dipenuhi selama warga diminta tinggal dirumah.


 


Salah satunya adalah pemilik akun @Ketut Suardana. ‘Asal maan (dapat) sembako, kadonge atiban (sampai satu tahun) lockdown sing ken ken (tidak apa-apa)’.


 


Selain itu ada @Komang Elo. ‘Yang penting salama lockdown masyarakat terjamin sembako dll’


 


Sedangkan mereka yang tak setuju, beralasan bahwa dengan lockdown hidup mereka akan makin sulit.


 


Salah satunya @Yuko Antari. ‘Tiang wawu (saya baru) merintis usaha pak, mangkin (sekarang) mw (mau) di lockdown. Engkenang tiang mayah (bagaimana saya bayar) bulanan pak?


 


Seperti diketahui, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gianyar, I Wayan Tagel Winarta, mengusulkan Bali lockdown selama 2 minggu.


Usulan ketua Dewan Gianyar, ini karena kasus konfirmasi positif Covid-19 dari hari ke hari terus bertambah.


 Tagel Winarta ngotot agar Bali lockdown, mengingat pandemi sudah berlangsung setahun lebih.


Perekonomian masyarakat yang bertumpu pada sektor pariwisata terdampak.


Disamping itu, upaya pemerintah melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dinilai kurang efektif.


Soal waktu lockdown, ia mengusulkan agar momentum perayaan Nyepi pada 14 Maret mendatang dipandang tepat untuk mengawali lockdown selama dua pekan.


 

Editor : Didik Dwi Pratono
#ppkm #dprd gianyar #covid-19 #pro kontra #gianyar