Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Berani Tolak Vaksin, Koster Minta Perbekel Beri Sanksi Ini ke Warganya

Didik Dwi Pratono • Selasa, 13 Juli 2021 | 03:15 WIB
berani-tolak-vaksin-koster-minta-perbekel-beri-sanksi-ini-ke-warganya
berani-tolak-vaksin-koster-minta-perbekel-beri-sanksi-ini-ke-warganya

DENPASAR - Program vaksinasi di Provinsi Bali masih terus berlangsung.


 


Dari total 3 juta warga yang layak vaksin di Bali, sebanyak 85 persen sudah melakukan vaksinasi tahap 1 dan 25 persen sudah menyelesaikan vaksinasi tahap 2.


 


Gubernur Bali Wayan Koster pun menginstruksikan kepada pimpinan di tingkat bawah, seperti perbekel, lurah dan bendesa Adat untuk mencatat warga yang belum divaksinasi. Tentunya, warga yang layak vaksin.


 


Bila ada yang belum divaksin, Koster meminta kepada para pimpinan desa diminta untuk segera melakukan vaksinasi terhadap warganya.


 


Namun bila warga tersebut menolak untuk divaksin, Koster secara tegas meminta agar warga tersebut jangan diberikan pelayanan.


 


"Saya meminta kepada seluruh perbekel, lurah dan bendesa adat, kalau ada warga yang memenuhi syarat tapi tidak mau divaksin, jangan dilayani kebutuhannya. Kalau dia butuh apa di kantor, jangan dilayani," tegasnya pada Minggu (11/7/2021).


 


Koster meminta kepada pejabat di wilayah ini agar mau menertibkan warganya, sehingga proses dan vaksinasi di Bali dapat segera selesai sebagaimana target yang sudah rencanakan.


 


"Bikin Masyarakatnya tertib mengikuti kebijakan pusat yang tujuannya baik ini. Dan kita semua bisa sehat dan bebas dari penularan Covid-19," ujarnya.


 


Selain itu, pihaknya juga meminta agar masyarakat tidak termakan berita hoaks.


 


"Tidak boleh ada yang terpengaruh hoaks, bahwa vaksin itu berbahaya dan tidak benar. Kita sudah memvaksinasi dua juta orang lebih. Tidak ada yang meninggal karena vaksin, tidak ada yang sakit karena vaksin," klaimnya.


 


Koster pun tidak menampik jika ada yang positif Covid 19 meski sudah divaksinasi. Baginya, kalau sudah di vaksin, dapat mengurangi resiko positif Covid 19 dan juga dari kematian. 

Editor : Didik Dwi Pratono
#ppkm #pulau bali #gubernur koster #perbekel