Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ajak Lawan Covid Pakai Doa, Koster Malah Tak Hadir di Ngrastiti Bhakti

Didik Dwi Pratono • Kamis, 15 Juli 2021 | 03:15 WIB
ajak-lawan-covid-pakai-doa-koster-malah-tak-hadir-di-ngrastiti-bhakti
ajak-lawan-covid-pakai-doa-koster-malah-tak-hadir-di-ngrastiti-bhakti

DENPASAR – Kemauan Gubernur Bali Wayan Koster untuk menghadapi virus Covid 19, salah satunya dengan jalur niskala akhirnya berjalan.


 


Pihak Pemprov Bali menggelar upacara Ngrastiti Bhakti secara serentak di seluruh Bali yang dipusatkan di Pura Dalem Sakenan, di Desa Adat Serangan, Denpasar, pada Rabu (14/7).


 


Namun Gubenur Bali Wayan Koster tampaknya sibuk. Sebab, dalam kesempatan tersebut Koster justru diwakili oleh Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali I Gusti Agung Ketut Kartika Jaya Saputra.


 


Saat diwawancara oleh awak media, Kadis PMA menjelaskan bahwa upacara Ngrastiti Bhakti kali ini dilaksanakan serentak oleh masyarakat Hindu di Bali dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ketat.


 


Ia menambahkan secara niskala dengan tatanan upakara-upacara Dresta Bali secara serentak di Pura Kahyangan Jagat/Pura Dang Kahyangan sampai Pura Kahyangan Tiga/Kahyangan Desa di seluruh Desa Adat di Bali.


 


“Untuk pelaksanaan di tingkat desa dikoordinir oleh Desa Adat. Jadi Desa Adat seluruh Bali yang berjumlah 1.493 mengkoordinir pelaksanaan upacara di Pura Khayangan Tiga masing-masing,” bebernya.


 


Ia mengemukakan pelaksanaan upacara ini bertujuan untuk memohon ampun ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa serta memohon berkat-Nya dalam situasi ini.


 


“Kita juga berdoa semoga pelaksanaan PPKM kali ini bisa berjalan lancar serta pandemi Covid-19 bisa segera berakhir,” imbuhnya, seraya berharap pelaksanaan PPKM kali ini bisa menekan angka pertumbuhan kasus baru di Bali.


 


Lebih jauh, Kadis PMA juga mengungkapkan jika pelaksanaan upacara Ngrastiti Bhakti di tingkat Desa diharapkan tetap menerapkan protokol kesehatan serta menghindari terjadinya kerumunan.


 


“Kita berharap segala upaya yang kita tempuh baik secara sakala dan niskala bisa mengembalikan Jagat Bali kembali normal,” tandasnya.


 


Diketahui sebelumnya, Koster meminta agar di tingkat Desa, Kabupaten maupun Provinsi untuk melakukan upacara Ngrastiti Bhakti pada 14 Juli mendatang secara serentak.


 


Bahkan sampai Nyejer hingga seminggu, atau sampai 20 Juli 2021.


 


Pernyataan Gubernur Koster agar masyarakat secara bersama-sama melawan Covid-19 dengan cara niskala  disampaikan saat memberikan arahan ke sejumlah pejabat di Pemprov Bali.


 


Arahan tersebut juga disiarkan langsung melalui YouTube pemerintah Provinsi Bali beberapa waktu lalu.

Editor : Didik Dwi Pratono
#upacara adat #gubernur koster #niskala