Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Warga Kuta Berebut Sebungkus Nasi, JRX; Sulit Otak Saya Terima Realita

Didik Dwi Pratono • Selasa, 27 Juli 2021 | 05:15 WIB
warga-kuta-berebut-sebungkus-nasi-jrx-sulit-otak-saya-terima-realita
warga-kuta-berebut-sebungkus-nasi-jrx-sulit-otak-saya-terima-realita

KRISIS ekonomi akibat wabah pandemi Covid-19 yang berkepanjangan tak membuat semua orang krisis hati nurani.


 


Salah satunya seperti yang dilakukan Drummer band SID, Jerinx.


 


Bersama relawan AkuforBali, JRX berbagi pangan untuk warga di depan Twice Bar Kuta, Badung yang juga tempat kelahirannya. Seperti apa?


 


 


 


WAYAN WIDYANTARA, Kuta


 


JARUM jam menunjukkan pukul 16.00 WITA. Namun puluhan warga sudah tampak terlihat mengantre di depan Twice Bar, Kuta pada Senin (26/7).


 


Warga berbagai usia ini hampir setiap hari menunggu bantuan pangan yang sengaja dibagikan di depan bar milik drummer band Superman Is Dead (SID), JRX.


 


Bahkan mereka harus terpaksa dan rela mengantre karena benar-benar membutuhkan konsumsi harian.


 


Miris tapi begitulah realita adanya.


 


Hal itulah yang juga terlintas dalam benak JRX.


 


Ditemui di sela acara bagi pangan dengan membagikan nasi serta roti ke warga, Jerinx pun sampai detik ini mengaku prihatin sekaligus tak percaya dengan kondisi tempat kelahirannya (Kuta, Badung).


 


“Agak susah dibayangkan. Saya lahir di Kuta ini, sampai sekarang masih sulit otak saya menerima realita kalau warga Kuta ini kelaparan. Sampai sekarang saja saya tak percaya, masak warga Kuta sampai kelaparan sih?,” ujar suami dari model Cantik Nora Alexandra Philip ini dengan nada keheranan.


 


Meski setengah tak percaya, namun faktanya, saat pembagian yang dilakukan Senin sore, drummer dengan nama lengkap I Gede Ari Astina, ini benar-benar menyaksikan langsung realitas yang terjadi. “Ini real dan nyata,”tandas JRX .


 


Bahkan ia mengaku sangat terkejut saat melihat warga sampai berebutan untuk mencari sebungkus nasi.


 


“Yang rebutan bukan hanya anak-anak dan ibu-ibu, tetapi segala rentang usia loh,” herannya lagi.


 


Sementara itu, saat disinggung soal aksi bagi pangan yang ia lakukan, JRX mengaku melakukan aksi ini sejak Juni 2020 tahun lalu.


Menurutnya, ada sejumlah alasan hingga dirinya menggelar aksi bagi pangan untuk warga.


 


 


Bagi JRX, ia melihat solusi nyata bagi warga terdampak saat pandemi Covid 19 ini masih belum ada. Bahkan, JRX melihat hanya sekadar wacana, baik dalam hal pariwisata yang kerap dijanjikan untuk dibuka maupun hal lainnya.


 


“Sangat sulit diharapkan, bila berharap kepada para pihak-pihak yang bertanggung jawab untuk memberi makan rakyat. Berharap seratus persen ke mereka tuh kayaknya ribet, karena ada lapisan politik, intrik ini, intrik itu.


 


Lebih baik langsung saja dari rakyat untuk rakyat,” ujar Jerinx.


 


Terkait dengan bagaimana JRX bisa berbagi pangan, dikatakan semua ini merupakan bentuk saling bantu baik dari donasi, sumbangan dari berbagai organisasi nirlaba hingga penyisihan penjualan kaos yang diolah untuk berbagi.


 


“Menurut saya sih ini bukan program yang ideal ya dalam pandemi seperti ini. Dari rakyat untuk rakyat ini bukan hal yang ideal untuk berkepanjangan, karena semua akan menjadi melarat dan pihak yang menengah ke atas akan makin aman,”imbuh Jerinx.


 


Lebih lanjut, JRX pun membandingkan dengan kondisi di Australia, Singapura dan lainnya yang memilih lock down, tetapi masyarakat diberi makan.


 


“Simple kan sebenarnya, tetapi entah kenapa di negara ini memakai kata lock down saja dimodifikasi dengan istilah yang cuma ada di Indonesia,” herannya.


 


Untuk pembagian kali ini, JRX mengaku tidak sendiri,


 


Ia dibantu oleh sejumlah relawan, salah satunya dari AkuforBali yang menyumbang roti untuk dibagikan kepada warga yang membutuhkan.

Editor : Didik Dwi Pratono
#jrx sid #nora alexandra #pandemi #jrx