SINGARAJA – Sejumlah formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Buleleng nihil pelamar. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng pun tak bisa berbuat banyak. Lantaran tak ada pelamar hingga hari terakhir pendaftaran CPNS.
Formasi yang kosong seluruhnya adalah formasi dokter spesialis. Yakni spesialis dokter gigi konservasi/endodonsi, spesialis anastesi, spesialis bedah mulut, spesialis kandungan, spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, serta spesialis patologi klinik.
Kepala BKPSDM Buleleng I Gede Wisnawa mengatakan, pihaknya telah mengintensifkan sosialisasi rekrutmen CPNS. Terutama pada masa perpanjangan pendaftaran CPNS.
Pihaknya juga telah menyampaikan informasi rekrutment pada tenaga medis yang ada di Buleleng. Faktanya hingga hari terakhir penutupan pendaftaran CPNS pada Senin (26/7), tetap tak ada yang mendaftar.
“Akhirnya kosong seterusnya. Memang kalau dokter spesialis sering kali begitu masalahnya. Tidak ada yang mendaftar,” kata Wisnawa saat dihubungi dari Singaraja, pada Selasa (27/7).
Wisnawa mencontohkan saat rekrutmen CPNS pada tahun 2018. Saat itu Buleleng membuka lowongan untuk lima dokter spesialis.
Seperti spesialis penyakit dalam, spesialis kandungan, spesialis anak, spesialis THT, dan spesialis radiologi. Saat itu, formasi untuk spesialis THT dan spesialis radiologi nihil pelamar.
“Nanti kita lihat juga usulan dari Dinas Kesehatan dan RSUD. Kalau memang diusulkan kembali, kami akan sampaikan pada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan BKN (Badan Kepegawaian Nasional, Red).
Karena formasi CPNS ini kan berasal dari usulan masing-masing SKPD,” imbuh pria yang juga mantan Sekretaris DPRD Buleleng itu.
Lebih lanjut Wisnawa mengatakan, saat ini pihaknya mulai menyiapkan masa seleksi administrasi. Berkas lamaran yang diajukan para pelamar, diverifikasi satu persatu. Hasil seleksi administrasi itu akan diumumkan pada Senin (2/8) dan Selasa (3/8) pekan depan.
“Untuk proses selanjutnya kami masih menunggu informasi dari BKN. Karena dengan situasi (pandemi) saat ini, jadwal tes sangat tentatif. Kami juga tidak berani memastikan. Karena penjadwalan sepenuhnya dilakukan oleh BKN,” demikian Wisnawa.
Asal tahu saja, pada tahun ini Pemkab Buleleng mendapat jatah rekrutmen CPNS sebanyak 231 formasi. Dari ratusan formasi itu, sebanyak enam formasi dinyatakan kosong.
Sementara 225 formasi lainnya akan diperebutkan oleh 3.725 orang pelamar. Para pelamar itu terdiri dari 636 orang pelamar formasi kesehatan, dan 3.089 orang lainnya melamar pada formasi teknis.
Editor : Didik Dwi Pratono