TABANAN – Ada yang menarik dari kegiatan menyambut Hari Kemerdekaan di Tabanan. Seperti yang dilakukan sejumlah driver (pengemudi) ojek online (ojol) di Tabanan dengan membuat gerakan bersih-bersih safety mirror atau biasa disebut cermin tikungan atau cermin cembung.
“Sebelumnya kami sering melihat cermin cembung ini buram. Bahkan tidak terlihat apa-apa,” kata Wawan, salah satu ojol di Tabanan saat membersihkan cermin cembung, Selasa (17/8).
Dari kenyataan tersebut, sejumlah ojol pun akhirnya sepakat membuat kegiatan yang bermanfaat bagi orang banyak. Salah satunya adalah membersihkan cermin cembung ini.
Maka, Selasa, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan ke-76 RI, 17 Agustus 2021 ini mereka menjalankan ide tersebut.
Sekitar 20-an ojol di Tabanan pun membagi tugas dan bergerak ke sejumlah titik di Kabupaten Tabanan. Utamanya di Kawasan Kecamatan Tabanan dan Kediri. Mereka mencari sejumlah tikungan atau persimpangan yang ada cermin cembung.
Mereka kemudian membersihkan cermin cembung itu menggunakan cairan dan menggosok hingga mengkilap lagi.
“Memang ini tugas pemerintah. Tapi apa salahnya kita ikut membantu membersihkan,” ungkap Wawan.
Harapannya, dengan membersihkan cermin cembung ini bisa menghidari kecelakaan lalu lintas. Sesuai fungsinya, safety mirror ini memang untuk membantu pengendara agar bisa melihat situasi lalu lintas di wilayah blink spot. Di antaranya adalah tikungan agar pengendara yang berpapasan bisa lebih waspada, misalnya tidak asal menyalip atau mengambil jalur lawan.
Selain ojol, warga Tabanan juga bergotong royong menyambut perayaan Kemerdekaan RI. Seperti dilakukan warga di Perumahan Gria Multi Jadi, Banjar Jadi, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri. Warga di Blok VII GMJ ini memasang bendera dan lampu hias sekalipun kondisi ekonomi mereka sedang dilanda pandemi.
Bendera merah putih terpasang di setiap sudut rumah. Secara kompak warga memasang. Selain itu terpasang juga ornamen hiasan lampu.
“Pemasangan lampu hias dan bendera merah putih memang sudah rutin dilakukan warga. Kalau sudah momen Agustus pasti warga memasang bendera. Itu tanpa disuruh atau diperintah,” kata Pak Adi, warga perumahan GMJ Blok VIII,
Walaupun kondisi sekarang ini di tengah Covid-19 tidak ada kegiatan perlombaan. Paling tidak masih bisa memeriahkan dengan pemasangan bendera dan lampu hias. Dan ini bukti bahwa semangat kebangsaan dan jiwa nasionalisme masih tertanam.
Sementara itu Kepala Lingkungan Perum GMJ Ketut Sumertana mengapresiasi antusias warga perumahan GMJ Blok VII Banjar Jadi menyambut Hut Kemerdekaan RI. Warga secara sukarela mengeluarkan biaya sendiri untuk menghias perumahan.
Dalam situasi sekarang ini tentu peringatan Hut RI tidak seperti yang dulu tidak ada kemeriahan atau perlombaan. Tapi ada cara lain yakni dengan memasang bendera dan memasang lampu hias. Pemasangan bendera dan lampu tetap dengan protokol kesehatan.
“Sebagai perwakilan warga kami berharap di hari Kemerdekaan RI tetap taat menjalankan prokes demi membantu pemerintah memutus penularan Covid-19,” pungkasnya.
Editor : Yoyo Raharyo