Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Setelah Ditegur Luhut, Kasus Aktif Covid-19 di Bali Menurun

Didik Dwi Pratono • Minggu, 22 Agustus 2021 | 14:15 WIB
setelah-ditegur-luhut-kasus-aktif-covid-19-di-bali-menurun
setelah-ditegur-luhut-kasus-aktif-covid-19-di-bali-menurun

DENPASAR – Satgas  Covid-19 Bali mengklaim ada  tren positif dalam penanganan Covid-19 di Bali. Hal ini terlihat dari semakin menurunnya jumlah kasus aktif di Provinsi Bali dalam lima hari terakhir. 



 


Semenjak Koordinator PPKM Jawa-Bali yang juga Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan datang ke Bali pada 12 Agustus 2021 dan mengancam Gubernur Wayan Koster untuk bisa menurunkan kasus dalan satu minggu, kasus aktif terus merosot.


 


Sekretaris Satgas Covid-19 Bali, I Made Rentin mengatakan sejak hari Senin 16 Agustus 2021 hingga 20 Agustus 2021 kasus aktif di Provinsi Bali terus mengalami penurunan dari 11.303 kasus aktif menjadi 10.387 kasus aktif. Bahkan, pada 21 Agustus 2021 kasus aktif sudah turun lagi menjadi 9.982.


 


"Tren positif ini seiring dengan aktifnya Satgas Covid-19 Provinsi Bali bersama TNI dan POLRI menggalakkan Isolasi Terpusat (Isoter) dalam beberapa hari terakhir," ucapnya. 


 


 


Bahkan, sebelum Luhut datang, kasus aktif positif Covid-19 di Bali sempat mencapai puncak pada 5 Agustus 2021 sebanyak 13.803. Sehari sebelum Luhut berkeliling di Bali, yakni pada 11 Agustus 2021, kasus aktif masih di angka 12.831.


 


Jumlah pasien Isoter yang pada hari Senin berjumlah 2.441 orang kini sudah berhasil mencapai 3.919 orang pasien menjalani isoter yang secara otomatis juga menurunkan jumlah pasien Isolasi Mandiri (Isoman).


 


Jumlah ini masih berpotensi terus meningkat dengan semakin banyaknya lokasi Isoter yang disiapkan pemerintah. Pada hari Jumat, 20 Agustus 2021 tercatat terdapat 363 tempat Isolasi Terpusat yang tersebar di seluruh Kabupaten / Kota dan Provinsi Bali dengan total kapasitas 6.119 tempat tidur.


 


Kasus aktif saat ini didominasi oleh Orang Tanpa Gejala (OTG) atau gejala ringan. Ini ditunjukkan dengan jumlah pasien isoter yang diperkirakan hari ini sudah lebih banyak daripada pasien isoman, sedangkan pasien yang dirujuk di RS jauh lebih rendah dibandingkan pasien isoter/isoman.


 


"Untuk terus mendorong tren yang baik ini, Satgas Covid-19 Provinsi Bali tetap mengimbau agar masyarakat yang menjalankan isoman secara sadar pindah ke isoter yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah sehingga pandemi menjadi lebih cepat terkendali," tukasnya.

Editor : Didik Dwi Pratono
#covid-19 #menurun #bali #luhut binsar pandjaitan