DENPASAR-Dalam kondisi sulit akibat pandemi Covid-19, namun masih ada saja tangan-tangan para dermawan yang tak lelah dan bermurah hati memberikan bantuan.
Salah satunya seperti yang dilakukan para jemaat Gereja Reformed Injili Indonesia. Melalui “Aksi Kasih GRII”, mereka memberikan bantuan pengisian oksigen gratis bagi warga masyarakat.
Penyediaan gerai pengisian oksigen gratis bagi warga ini ditempatkan di Jalan Suwung Batam Kendal, Gang Lele, Sesetan, Denpasar Selatan.
PIC dari Tim Aksi Kasih GRII Denpasar Jan Riounald, 51, saat ditemui di lokasi mengatakan, penyediaan oksigen gratis ini disediakan sesuai dengan kebutuhan kondisi di Bali.
Menurut Jan Riounald, kegiatan amal ini akan terus dilakukan sampai pada waktu yang belum bisa ditentukan.
"Rencananya belum bisa pastikan, itu sesuai kebutuhan kondisi di Bali sendiri. Tim Aksi Kasih dikerjakan gereja GRII itu ada beberapa kota, seperti di Jakarta, Bandung, Jogjakarta, dan Malang. Baru sekarang ini di Denpasar," jelas Jan, Jumat (3/9).
Lebih lanjut, saat aksi ini, imbuh Jan, dalam sehari alat produksi oksigen itu bisa mengisi 40 tabung berukuran 6 meter kubik.
Untuk pelayanan pengisian tabung oksigen gratis, pihaknya akan membuka gerai dari pukul 09.00 WITA sampai pukul 16.00 WITA.
“Semangat kerja amal ini dilakukan untuk membantu Indonesia agar terbebas kembali dari pandemi Covid-19. Apalagi di beberapa tempat, masih terjadi kekurangan ketersediaan oksigen,”ujar Jan
Apalagi sisi lain, yang makin mendorong untuk semangat membantu sesame ini karena pemerintah juga belum bisa mencukupi sehingga ingin berbagi dalam pelayanan agar setiap masyarakat bisa mendapatkan dan diberikan secara gratis.
“Harapannya, ke depan semua dapat kembali normal. Kita tidak tahu kapan keadaan kondisi semua dapat kembali normal," imbuhnya sembari menambahkan bahwa, bagi masyarakat yang datang melakukan pengisian oksigen gratis diimbau agar selalu mematuhi protokol kesehatan dengan tetap menerapkan 3M, memakai masker ganda dengan benar, menjaga jarak, dan mencuci tangan.
Sementara, terkait layanan pengisian tabung oksigen gratis, Timotius Lie, salah satu warga yang datang mengisi oksigen gratis mengaku sangat terbantu.
Pasalnya, setiap harinya, dia selalu membeli oksigen sebanyak dua tabung kecil dengan harga yang lumayan mahal untuk proses kesembuhan istrinya.
"Ini sangat membantu sekali. Sebelumnya kami beli dengan harga Rp55 ribu sekali isi untuk tabung kecil. Dipakai maksimal dua hari. Dan sekarang terbantu sudah," tukas Timotius.
Editor : Didik Dwi Pratono