SINGARAJA– Warga miskin yang terdampak Covid-19 di Buleleng akhirnya mendapat bantuan.
Mereka mendapat kucuran Bantuan Sosial Tunai (BST) yang bersumber dari APBD Buleleng.
Bantuan itu baru cair, setelah masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berjalan dua bulan terakhir atau dari sejak Juli 2021 lalu.
Bantuan itu baru mulai dicairkan sejak Selasa (7/9) kemarin.
Bantuan didistribusikan melalui PT. Pos Indonesia. Pantauan Jawa Pos Radar Bali, warga mulai berdatangan ke kantor pos sejak pukul 07.00 pagi.
Mereka berharap segera bisa mencairkan dana BST APBD senilai Rp 200 ribu per bulan.
Mengacu data Dinas Sosial Buleleng, BST APBD dikucurkan pada 3.634 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Keluarga-keluarga itu sebenarnya sudah tercantum dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Hanya saja mereka luput dari bantuan pemerintah pusat.
Kepala Dinas Sosial Buleleng, I Putu Kariaman Putra mengatakan, warga luput dari bantuan karena terkendala proses verifikasi dan validasi. Mereka baru masuk dalam DTKS, saat program telah berjalan.
“Proses pemeringkatan penerima juga sedang berjalan. Jadi sementara ini kami bantu lewat BST APBD,” kata Kariaman.
Kariaman juga mengakui terjadi keterlambatan proses pencairan BST APBD. Tadinya Dinsos berencana mencairkan BST APBD pada bulan Agustus lalu.
Hanya saja pemerintah harus melakukan verifikasi, validasi, hingga sinkronisasi data. Sehingga bantuan baru bisa dicairkan pada awal September 2021 ini.
“Kami tidak mau ada yang menerima bantuan ganda. Sudah dapat program lain, dapat lagi BST APBD. Makanya kami memilih fokus lakukan pendataan dulu. Kalau cepat, ada risiko warga yang tidak layak masuk sebagai penerima atau tidak valid. Lebih baik siapkan data riil dan valid lebih dulu,” imbuhnya.
Lebih lanjut Kariaman mengatakan, warga harus mencairkan BST APBD mereka selambat-lambatnya pada Rabu (15/9) pekan depan.
Apabila mereka tidak mencairkan bantuan tersebut, maka nama mereka akan dicoret dalam daftar calon penerima BST APBD tahap kedua.
Untuk diketahui, sejak Juli lalu, Pemkab Buleleng berencana mengucurkan BST APBD pada warga miskin yang terdampak pandemi.
Rencananya bantuan itu dikucurkan dalam dua tahap. Nantinya masing-masing KPM akan menerima bantuan sebanyak Rp 200 ribu per bulan.
Editor : Didik Dwi Pratono