Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dua Kelompok Pemuda yang Berkelahi di Jalan Sebagian Putus Sekolah

Yoyo Raharyo • Rabu, 29 September 2021 | 23:15 WIB
dua-kelompok-pemuda-yang-berkelahi-di-jalan-sebagian-putus-sekolah
dua-kelompok-pemuda-yang-berkelahi-di-jalan-sebagian-putus-sekolah

Dua kelompok pemuda berkelahi di Jalan Raya Ir. Soekarno Tabanan. Video perkelahian mereka sempat viral di media sosial. Sepuluh pemuda diciduk. Sebagian pemuda putus sekolah.


 


JULIADI, Tabanan


 


Dua kelompok pemuda yang berkelahi di Jalan Ir. Soekarno, Kediri, Tabanan sempat membuat geger jagat dunia maya. Meski tak ada laporan ke polisi, tim gabungan Satreskrim Polres Tabanan dan Operasional Polsek Kediri membekuk sepuluh pemuda yang bertikai.


 


Mereka berhasil dibekuk Senin malam (27/9) dan dikeler ke Mapolres Tabanan. Sedangkan kejadian berlangsung Minggu malam (26/9) sekitar pukul 20.30 WITA di sebuah Warung Kopi depan Supermarket Vista.


 


“Kamu sudah bikin resah warga atas aksimu yang berkelahi di jalan dan viral lagi di media sosial,” kata Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra menunjukkan para pemuda di hadapan wartawan di halaman Mapolres Tabanan, Selasa (28/9).


 


Ranefli menjelaskan, kejadian ini dipicu masalah sepele. Dijelaskan, YG, 17, dan MAP, 18, sebetulnya saling kenal. Bahkan mereka pernah minum bersama-sama di Pantai Batu Tampih, Kediri, Tabanan.


 


Suatu hari, MAP bercerita kepada mantar pacar YG. MAP menyebut, YG sebetulnya sudah punya anak. Mendengar pengakuan mantan pacarnya, YG pun kecewa dan sakit hati terhadap MAP.


 


Pada Minggu malam, YG bersama teman-temannya melintas di Jalan Ir. Soekarno. Ia melihat MAP sedang duduk berada di warung kopi depan supermarket Vista.


 


YG pun berhenti menanyakan kepada MAP apa maksudnya menyampaikan bahwa dia sudah berkeluarga kepada mantan pacarnya.


 


“Namun tak puas dengan jawaban MAP, memicu emosi YG. YG pun langsung melayangkan pukulan kepada MAP bersama dengan teman-temannya,” kata Ranefli.


 


Merasa terdesak, MAP menghubungi teman-temannya. Teman MAP pun dating. Perkelahian pun terjadi lima lawan lima pemuda di jalanan.


Pemilik warung dan warga yang melintas, termasuk Satpam dari RS Puri Bunda melerai kedua anak muda yang berkelahi tersebut. Mereka pun akhirnya membubarkan diri.


 


Perkelahian itu ternyata direkam warga dan viral di media sosial. Aparat kepolisian pun akhirnya membekuk 10 pemuda di tempat berbeda.


 


Sepuluh orang pemuda itu adalah Muhamad Adit Prayoga, 18, Sahrul Gunawan, 18, Hakim 21, Muhamad Ibadur Rohman, 19 dan Rian Adi Firmansyah, 21. Merkan tinggal kos di Jalan Pulau Bawean, Banjar Jagasatru Kediri.


 


Selain itu Yogi Saputra, 17, Ahmad Abdul Rohim, 17, Dwiki Wardana, 18, Yudis Hadi Putra, 22 dan Roby Susanto, 21.


 


Yang mengejutkan, dari 10 orang pemuda tersebut yang diamankan sebagai besar masih putus sekolah. Mereka bekerja secara serabutan di Bali. Dan mereka berasal dari luar Pulau Bali.


 


Sepuluh pemuda ini sudah diperiksa. Kepada polisi mereka menyesali perbuatannya. Namun, polisi tidak memproses secara hukum. Hanya berupa pembinaan.


Pembinaan yang dimaksud di antaranya hukuman jalan jongkok, push up, dan sit up. Para orang tua mereka juga dipanggil dan membuat surat pernyataan untuk membina anak mereka.


 


“Jadi mereka tidak kami tahan hanya diberikan pembinaan dan sudah berjanji tidak mengulangi perbuatannya lagi,” pungkasnya

Editor : Yoyo Raharyo
#tabanan #polres tabanan