Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Cuaca Ektrem, 4 Pesawat Tertunda Mendarat di Bandara Ngurah Rai Bali

Didik Dwi Pratono • Selasa, 7 Desember 2021 | 02:15 WIB
Akibat cuaca buruk, tujuh penerbangan di Bandara Ngurah Rai, Bali, terganggu. (dok radarbali)
Akibat cuaca buruk, tujuh penerbangan di Bandara Ngurah Rai, Bali, terganggu. (dok radarbali)

MANGUPURA-Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir tak hanya berdampak pada terjadinya sejumlah bencana di Bali.


Namun akibat cuaca buruk seperti hujan deras dan angin kencang, juga menyebabkan terganggunya jadwal penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung, Bali.


Bahkan akibat dampak cuaca ektrem, ada empat pesawat yang rencananya hendak mendarat ke Bandara Ngurah Rai Bali tertunda, pada Minggu (5/12/2021) kemarin.


Stakeholder Relation Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Taufan Yudhistira tak menampik dengan tertundanya empat pesawat yang akan mendarat ke Bali.


Adapun, empat pesawat tersebut yakni pertama pesawat rute Bandara Soekarno- Hatta menuju Denpasar putar balik lagi.


Kedua, penerbangan rute Soekarno-Hatta tujuan Denpasar dialihkan mendarat ke Surabaya.


Ketiga penerbangan Bandung tujuan Denpasar dialihkan mendarat ke Surabaya. Kemudian yang keempat rute Makassar menuju Denpasar dialihkan ke Bandara Soekarno-Hatta.


“ Empat pesawat tertunda ini terjadi pada Minggu (5/12) ya,” jelas Taufan saat dikonfirmasi, Senin (6/12).


Lebih lanjut, Taufan menjelaskan, penyebab tertundanya empat pesawat saat hendak mendarat ke Bali ini disebabkan karena cuaca buruk yakni terjadi hujan lebat disertai angin kencang.


Sehingga akibat hujan deras disertai angina kencang mengakibatkan terganggunya penerbangan.


“Penyebabnya karena cuaca ekstrem atau cuaca buruk. Kan Minggu lalu hujannya lebat sekali itu,” bebernya.


Meski sempat mengalami ketertundaan, namun pada Senin (6/12) hari ini, Taufan memastikan jika kondisi lalu lintas di Bandara Ngurah Rai sudah berjalan normal seperti biasa.


Begitu juga penerbangan tidak ada kendala seperti delay dan dialihkan. “Jadi untuk tadi pagi (Senin, kemarin) bandara sudah beroperasi normal,” terangnya.


Disinggung erupsi Gunung Semeru apakah berdampak terhadap penerbangan, Taufan mengakui erupsi  tersebut tidak mengganggu penerbangan. Sebab semburan abu vulkanik tidak mengarah ke Bandara Ngurah Rai. “Untuk erupsi tidak ada pengaruh terhadap penerbangan,” pungkasnya. 

Editor : Didik Dwi Pratono
#bandara ngurah rai #angin kencang #angkasa pura #cuaca ektrem #cuaca buruk