Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ayah- Ibu di Sawah, Dua Anak Disabilitas Nyaris Tertimpa Pohon Kelapa

Yoyo Raharyo • Senin, 13 Desember 2021 | 12:15 WIB
ayah-ibu-di-sawah-dua-anak-disabilitas-nyaris-tertimpa-pohon-kelapa
ayah-ibu-di-sawah-dua-anak-disabilitas-nyaris-tertimpa-pohon-kelapa

AMLAPURA- Pohon kelapa berukuran besar kembali tumbang menimpa rumah warga di Karangasem. Kejadian pohon tumbang berlangsung pada Minggu (12/12) siang kemarin.


 


Pohon kelapa tumbang menimpa rumah milik I Made Wage, warga asal Banjar Dinas Tanah Lengis, Desa Ababi, Kecamatan Abang. Rumah tersebut dihuni dua anak penyandang disabilitas dan nyaris menjadi korban pohon tumbang.


 


Perbekel Desa Ababi, I Wayan Siki mengungkapkan, kejadian pohon tumbang menimpa rumah warganya itu terjadi sekitar pukul 10.00 Minggu pagi. Saat itu, rumah yang dihuni lima anggota keluarga tersebut hancur setelah pohon kelapa berukuran panjang 15 meter dengan diameter 50 cm tumbang menimpa atap rumah hingga hancur. “Kejadian seketika. Padahal tidak ada angin dan hujan,” ujarnya dihubungi melalui sambungan telepon kemarin.


 


Saat kejadian, I Made Wage dan sang istri sedang berada di sawah. Sementara tiga anaknya sedang berada di rumah. Dua dari tiga anaknya itu merupakan penyandang disabilitas. “Dua anaknya yang penyandang disabilitas itu berada di dalam rumah. Beruntung saat kejadian, keduanya merapat tembok. Sehingga tidak sampai tertimpa pohon,” tuturnya. 


 


Selanjutnya, keduanya diajak keluar oleh saudaranya untuk diselamatkan. Siki mengungkapkan, penyebab pohon kelapa tersebut tumbang lantaran bagian pangkal pohon tersebut rapuh akibat dimakan semut. Padahal, kata dia, dua hari sebelumnya saat kondisi hujan deras dan angin kencang, pohon itu tidak tumbang. “Pas kejadian tidak ada hujan dan angin. Tiba-tiba tumbang,” paparnya.


 


Akibat kejadian itu, rumah milik I Made Wage mengalami kerusakan yang cukup parah dan sementara tidak bisa ditinggali. Kerusakan terjadi pada bagian atap rumah, kamar tidur dan dapur. “Rumah itu jadi rumah satu-satunya. Sementara, saat ini mereka tidur di dapur milik kerabatnya yang tidak jauh dari rumah tinggal,” jelas Siki.


 


Pihaknya berharap, semoga warganya tersebut mendapat bantuan. Mengingat kondisi perekonomian yang dihadapi cukup sulit. “Semoga segera mendapat bantuan,” harap Siki.


 


Pascakejadian, Siki langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak BPBD Karangasem untuk melakukan penanganan. Tak berselang lama, tim reaksi cepat BPBD Karangasem langsung melakukan penanganan pohon kelapa yang tumbang.

Editor : Yoyo Raharyo
#rumah ringsek #disabilitas #kecamatan abang #pohon tumbang