SINGARAJA– Capaian vaksinasi pada anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Buleleng, bergerak cukup cepat.
Dinas Kesehatan Buleleng terus menambah pos layanan vaksinasi di kecamatan. Bahkan aparat kepolisian kini dikerahkan untuk menjemput siswa. Terutama yang tinggal jauh dari titik vaksinasi.
Pantauan Jawa Pos Radar Bali, seluruh armada milik kepolisian kini diterjunkan hingga ke desa-desa.
Baik itu armada truk angkut pasukan, bus, maupun kendaraan patroli. Selain kendaraan tersebut, personel yang memiliki mobil diminta menyiapkan kendaraan tersebut untuk menjemput para siswa.
Kapolres Buleleng AKBP Andrian Pramudianto mengatakan, hal itu dilakukan untuk mempercepat realisasi vaksinasi pada kelompok usia 6-11 tahun.
Menurutnya dengan kondisi topografi di Kabupaten Buleleng, sudah sewajarnya kepolisian membantu satgas melakukan penjemputan calon penerima vaksin.
“Kalau lihat kondisi daerah kita kan banyak yang tinggal di wilayah pelosok. Jauh dari titik vaksin. Makanya kami bantu siapkan kendaraan, supaya mereka cepat mendapatkan vaksin,” kata Andrian.
Di sisi lain, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng Ketut Suwarmawan mengatakan, Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) telah menetapkan target penerima vaksin.
Saat ini Buleleng ditargetkan melakukan vaksin covid-19 pada 74.130 orang anak.
Dari target tersebut, hingga Jumat (17/12), realisasi vaksin telah mencapai 11.431 orang anak, atau sekitar 15,4 persen dari target. Satgas saat ini terus menambah pos layanan vaksinasi bagi anak. Sehingga target realisasi dapat segera tercapai.
“Pos layanan vaksinasi akan terus ditambah, sesuai dengan ketersediaan sumber daya kesehatan kita. Saat ini fokus layanan kami pusatkan di sekolah dasar.
Sehingga capaian vaksinasi bisa lebih optimal. Kalau ada yang mau mendapat layanan vaksin di puskesmas, bisa juga.
Kami sudah siapkan vaksin di sana, sehingga semua bisa mendapat layanan yang memadai,” tukas Suwarmawan.
Editor : Didik Dwi Pratono