Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ada Surga Tersembunyi untuk Pesepeda di Sidemen, Bali

Yoyo Raharyo • Minggu, 19 Desember 2021 | 20:15 WIB
ada-surga-tersembunyi-untuk-pesepeda-di-sidemen-bali
ada-surga-tersembunyi-untuk-pesepeda-di-sidemen-bali

SIDEMEN - Olah raga bersepeda kini semakin naik daun di Pulau Dewata. Ini terlihat hampir di setiap jalan utama, terutama waktu pagi, bertemu saja dengan para pengayuh sepeda dengan kostum lengkap. Seperti menggunakan jersey hingga helm sepeda.



Hal ini kemudian dilihat sebagai potensi menarik untuk membangkitkan pariwisata Bali pasca dihantam pandemi. Salah satunya adalah dengan mengkolaborasikan alam Bali dengan olahraga bersepeda.



Bersepeda dengan menawarkan alam yang masih natural itu digelar di Banjar Klungah, Desa Wisma Kerta, Sidemen, Kabupaten Karangasem yang diinisiai oleh pecinta sepeda, Rama Punjadi pada Minggu (19/12/2021).



"Acara ini berawal dari kunjungan tidak sengaja ke desa, tepat nya di Vila Natural View House Sidemen. Ternyata Sidemen ini another Ubud in Bali. Ada surga tersembunyi untuk para pesepeda di sini," ungkap Rama saat ditemui di Sidemen.



Melihat potensi itu, Rama kemudian bersama rekannya, yakni Aku For Bali, toko sepeda Wheelco, Double Cabin Bali dan sepeda Thrill serta Natural View House Sidemen mengadakan fun bike dengan sejumlah komunitas, seperti Dewata Cycling Club, Dengkul Sehat Klungkung, Selat Bike Cluub dan lainnya.



"Ini juga sekaligus sebagai pembukaan pesewaan sepeda di natural house sidemen yang di sponsorin toko sepeda wheelco dan thrill. Nantinya pengunjung yang datang ke wilayah sini bisa berwisata alam dan sepeda yang sekaligus menyatu dengan motto pariwisata karangasem yaitu healthy, healing dan spiritualism," kata Rama usai bersepeda.



 



Sekitar 50 pesepeda pun mengayuh sepedanya melewati sejumlah jalur dengan melewati pesawahan, hutan kecildan sungai. Sejumlah tantangan juga yang dirasakan para sepeda. Seperti naik turun jalur dan juga ada jalan berbatu.



Yusron, salah satu pecinta peseda dari Denpasar mengaku kagum dengan jalur bersepeda di Desa Wisma Kerta, Sidemen Karangasem.



"Jalur sepedanya sangat luar biasa karena ada tanjakan dan turunan serta perpaduan nuansa alam persawahan,sungai dan subak yang indah. Ini track cocok buat penghobi ataupun profesional sepeda," ujarnya usai bersepeda.



Hal yang sama juga diungkapkan oleh Sugiarto selaku ketua Double Cabin Bali yang sudah beberapa kali mencoba trek di Sidemen. Ia pun mengaku tak pernah bosan dan ingin kembali lagi.



"Kami sudah sering kesini dan berbagi dengan warga sekitar. Alamnya memang sangat luar biasa buat yang suka wisata alam," tuturnya.



Di sisi lain, Ketua PHRI Karangasem, Wayan Kariasa yang juga turut hadir dalam fun bike ini melihat, kegiatan ini sebagai salah satu wujud untuk mengairahkan pariwisata di Karangasem yang sejak pandemi anjlok kunjungan wisatawan. Sehingga layak untuk didukung.



"Ini sebagai geliat untuk membangkitkan pariwisata dan juga dapat memotivasi kita. Semoga acara ini dapat menyebar lebih luas lagi dan membawa wisatawan untuk bisa berkunjung ke Karangasem," ungkapnya.



Baginya, kolaborasi olahraga sepeda di alam ini sangat tepat untuk diterapkan di Karangasem mengingat Karangasem sendiri memiliki konsep Nyegara Gunung.



"Kalau nyegara, Karangasem memiliki luas laut sepanjang 85 KM ini menyediakan banyak spot untuk wisata bawah laut. Begitu juga dengan Gunung, sehingga olahraga bersifat adventure ini sangat bagus. Alamnya masih kental (alami)," ujarnya.



Tak hanya soal konsep Nyegara Gunung, adat dan budaya juga menjadi potensi lain yang dimiliki oleh Karangasem, seperti banyaknya desa tua yang masih ada, seperti Tenganan, Bugbug dan lainnya yang saat ini masih bertahan. 

Editor : Yoyo Raharyo
#surga tersembunyi #karangasem #bali