MANGUPURA– Menjelang tutup tahun 2021, BBMKG wilayah III Denpasar mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang dapat ditimbulkan dari cuaca ekstrem seperti banjir, genangan air, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, hingga kilat/petir
Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar, Agus Wahyu Raharjo, menerangkan kondisi cuaca secara umum di Bali berawan dan berpotensi hujan ringan - sedang.
Begitu juga suhu udara berkisar antara 22 - 33 °C , dengan kelembaban udara berkisar antara 63 - 90 persen.
Sementara angin umumnya bertiup dari arah Selatan - Barat dengan kecepatan berkisar antara 9 - 32 km/jam. Untuk tinggi gelombang laut di perairan Utara Bali berkisar antara 0.25 - 1.25 meter.
"Ombak di Perairan Selatan Bali diprakirakan berkisar antara 1 - 3 meter, di Selat Bali berkisar antara 0.25 - 3 meter dan di Selat Lombok berkisar antara 0.25 - 3 meter," ujar Agus, Jumat (24/12).
Kata dia, kondisi ini disebabkan karena wilayah Bali sedang dalam periode musim hujan. Indeks ENSO di NINO 3.4 adalah -0.67. Faktor ini secara signifikan meningkatkan potensi hujan di Indonesia.
Selain itu labilitas lokal kuat terjadi di wilayah Bali. Sehingga kondisi ini mendukung pembentukan awan hujan dan suhu muka laut di sekitar wilayah Bali berkisar antara 28 - 30°C.
Karena suhu muka laut yang hangat itu dapat meningkatkan potensi penguapan (penambahan massa uap air) di wilayah Bali. Sedangkan massa udara basah terkonsentrasi dari lapisan permukaan hingga lapisan 200 mb (12.000 m).
"Untuk cuaca tiga hari ke depan diprakirakan secara umum berawan dan berpotensi hujan ringan - sedang di sebagian besar wilayah Bali," jelasnya.
Angin umumnya bertiup dari arah Selatan - Barat dengan kecepatan berkisar antara 9 - 32 mm/jam.
Terkait prakiraan tingginya ombak, masyarakat umum, nelayan dan pelaku kegiatan wisata bahari mewaspadai tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2 meter atau lebih di sekitar perairan selatan Bali.
Peringatan dini waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat di sebagian besar wilayah Bali.
"Potensi tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2 meter atau lebih di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Perairan Selatan Bali, Selat Lombok bagian selatan, dan Samudera Hindia Selatan Bali," tukasnya.
Editor : Didik Dwi Pratono