Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ibu dan Anak 9 Tahun Hilang Terseret Banjir di Tukad Buleleng

Donny Tabelak • Minggu, 16 Januari 2022 | 03:15 WIB
ibu-dan-anak-9-tahun-hilang-terseret-banjir-di-tukad-buleleng
ibu-dan-anak-9-tahun-hilang-terseret-banjir-di-tukad-buleleng

SINGARAJA – Ibu dan anak hilang terseret banjir di Tukad Buleleng pada Sabtu (15/1) siang. Keduanya terseret arus saat hendak menyeberang di sungai tersebut. Hingga Sabtu petang, keduanya belum juga ditemukan.


 


Korban diketahui bernama Ni Luh Wardani, 48, dan Kadek Restini, 9, warga Jalan Gempol Gang Pulau Batam, Kelurahan Banyuning. Mereka disebut hendak menyeberangi Tukad Buleleng. Namun, air bah langsung menyeret keduanya.


 


Menurut kerabat korban, Made Arya Gunawan, korban bersama putrinya hendak bekerja. Sehari-harinya korban bekerja sebagai juru pembersih sampah. Sesekali ia juga mengumpulkan barang bekas yang masih memiliki nilai jual.


 


Tiap kali berangkat kerja, korban biasa menyeberangi Tukad Buleleng menggunakan rakit. Cara itu lebih cepat ketimbang menyeberang melalui Jembatan Gempol. Sebab butuh jalur memutar dari rumah korban menuju tempat biasa bekerja.


 


“Memang biasanya dorong gerobak sampah di sekitar Kalibaru (Kelurahan Banjar Jawa, Red) sampai sekitar SMPN 1 (Singaraja) itu. Kalau nyeberang sungai kan lebih cepat,” kata Gunawan saat ditemui di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Sabtu sore.


 


Gunawan mengaku tak tahu secara pasti kejadian yang menimpa kerabatnya. Sebab ia tengah bekerja. Suami korban, Putu Mertayasa, 42, juga saat kejadian tengah bersiap bekerja sebagai juru sapu di jalan raya.


 

Editor : Donny Tabelak
#banjir