Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Waspada! Gempa Lagi Dekat Karangasem, BMKG Bilang Begini

M.Ridwan • Kamis, 15 Desember 2022 | 06:10 WIB
GEMPA BARU: Ilustrasi getaran gempa bumi. Karangasem kembali diguncang gempa pada Rabu (14/12/2022)
GEMPA BARU: Ilustrasi getaran gempa bumi. Karangasem kembali diguncang gempa pada Rabu (14/12/2022)
DENPASAR - Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar, Cahyo Nugroho melaporkan pukul 15.39.29 WITA dan 15.40.18 WITA, wilayah Karangasem diguncang dua kali gempabumi tektonik pada Rabu (14/12/2022). "Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki parameter gempabumi pertama M=4,4 dan gempabumi kedua M=4,5," ujarnya.

Dijelaskan, episenter gempabumi pertama terletak pada koordinat 8,22° LS; 115,57° BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 15 km timur laut Karangasem, Bali pada kedalaman 10 km, dan Episenter gempa bumi kedua terletak pada koordinat 8,24° LS; 115,58° BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 13 km timur laut Karangasem, Bali pada kedalaman 10 km.

Gempa bumi subduksi kah ini? "Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar naik Flores (Flores Back Arc Thrust)," jawabnya.

Disebutkan juga, dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Karangasem III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah). "Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempabumi tektonik menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," ujarnya.

Dikatakan juga, Gempabumi ini merupakan susulan dari Gempabumi Utama M=5,2. Hingga pukul 16.00 WITA, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 64 aktivitas gempabumi susulan dengan magnitude terbesar M=4,6.

"Kepada Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya. Agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," pungkasnya. (ara/rid)

  Editor : M.Ridwan
#episenter gempa #aktivitas sesar naik #sesar naik flores #gempa bumi susulan #gempa bumi