"Awalnya target kami pendapatan dari sektor retribusi DTW Tanah Lot hanya Rp 16 miliar saja. Tetapi saat ini sudah tercapai sekitar Rp 33 miliar,” ujar Manager DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana.
Bahkan Sudiana memperkirakan pendapatan retribusi tutup tahun 2022 bisa tembus Rp 37 miliar. Perkiraan ini melihat dari data kunjungan yang ada di DTW Tanah Lot Tabanan
Total jumlah kunjungan wisata sudah mencapai 1,1 juta selama Januari hingga pertengahan Desember 2022 ini. Itu belum termasuk kunjungan di akhir pergantian tahun 2022.
Bila dibandingkan dengan kunjungan tahun 2021 lalu, sangat jauh peningkatannya. Tahun lalu hanya mencapai 276.858. “Perbandingannya empat kali lipat jumlah kunjungan,” ungkapnya.
Sudiana pun merinci soal kunjungan wisata di akhir tahun 2022. Untuk Wisatawan domestik khusus anak-anak kunjungan mencapai 5.810 orang rata-rata setiap harinya di bulan Desember.
Sedangkan dewasa 150.626 orang, namun itu belum terhitung hingga akhir-akhir menjelang pergantian tahun. Sedangkan, kunjungan wisatawan asing (wisman) anak-anak sebanyak 2.032 dan wisman dewasa 44.735 orang.
Lebih lanjut Sudiana menyebut kunjungan wisatawan tertinggi masih berada di wisatawan domestik. Ini karena dampak libur sekolah dan nataru. “Kalau untuk domestik kebanyakan dari keluarga, pasangan suami istri dan anak-anak liburan sekolah bersama rombongan,” tandasnya. [juliadi/radar bali]
Editor : Hari Puspita