Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Arus Penyeberangan Saat Tahun Baru 2023, Pagi hingga Sore Lengang, Mulai Padat pada Malam Hari

M.Ridwan • Senin, 2 Januari 2023 | 03:00 WIB
PADAT MALAM HARI: Pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk masih minim kendaraan yang akan keluar Bali, Minggu (1/1).
PADAT MALAM HARI: Pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk masih minim kendaraan yang akan keluar Bali, Minggu (1/1).
NEGARA – Dunia sudah memasuki tahun baru 2023. Hari pertama lalu lintas penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk - Pelabuhan Ketapang, Minggu (1/1), pagi sampai sore ternyata landai. Namun pada malam hari, terjadi kepadatan kendaraan yang akan keluar Bali. Meski begitu, lonjakan arus lalu lintas kendaraan tidak membuat antrean panjang di Pelabuhan Gilimanuk.

Pantai di Pelabuhan Gilimanuk, kendaraan yang akan keluar Bali pada Minggu pagi masih sepi, sejumlah kendaraan wisatawan yang keluar Bali tidak antre lama di dalam parkir pelabuhan. Setiap kendaraan yang masuk Pelabuhan Gilimanuk langsung masuk kapal tanpa harus antre.

Situasi pelabuhan hingga sore juga landai, namun terpantau lebih padat dari pagi dan siang hari. Karena kendaraan yang masih belum ada peningkatan signifikan, parkir kargo yang disediakan untuk menampung kendaraan jika terjadi lonjakan kendaraan juga terpantau sepi.

Hanya beberapa kendaraan yang membeli tiket di areal parkir kargo masuk, kemudian langsung melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Gilimanuk. Puluhan petugas kepolisian tetap disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan secara mendadak.

Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana mengatakan, awal tahun 2023 ini memang diperkirakan terjadi  arus balik setelah libur melalui Pelabuhan Gilimanuk, tetapi dari pagi hingga sore pantauan langsung di Pelabuhan Gilimanuk yang keluar Bali belum ada peningkatan signifikan. "Tidak sampai terjadi antrean, masih landai," jelasnya.

Pihaknya sudah menyiapkan kantong parkir di parkir kargo untuk mengantisipasi jika terjadi antrean kendaraan yang akan masuk pelabuhan. Kantong parkir dan rekayasa lalu lintas tersebut digunakan agar kendaraan yang akan pelabuhan tidak antre di jalan nasional.

Kapolres memperkirakan terjadi pada malam Minggu malam, sehingga perlu diantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan yang akan keluar Bali dengan mengarahkan kendaraan masuk kantong parkir.  "Kita antisipasi mungkin di malam hari ada penumpukan untuk antre penyeberangan," jelasnya.

Menurut Kapolres, berdasarkan data dari Pelabuhan Gilimanuk, sejak dua hari terakhir dari Jumat (30/12) dan Sabtu (31/12), jumlah yang masuk Bali lebih sudah menurun, daripada yang keluar Bali. Jumlah yang keluar Bali, Jumat (30/12) grafiknya paling tinggi sebanyak 28 ribu orang. Kemudian pada Sabtu (31/12) yang keluar Bali  19 ribu orang dan yang masuk Bali 9 ribu orang. "Jadi memang terlihat yang meninggalkan Bali mulai dari tanggal 29,30 dan 31 Desember," terangnya.

Meskipun sudah terpantau banyak yang keluar Bali sebelum malam tahun baru, antisipasi tetap dilakukan. Karena diperkirakan masih banyak wisatawan yang merayakan tahun baru di Bali yang belum kembali  melalui Pelabuhan Gilimanuk. "Antisipasi sampai besok (hari ini) sementara tidak ada antrean. Jadi sementara pola normal yang kita gunakan," tandasnya, Minggu sore (1/1) di areal Parkir Kargo Gilimanuk. (bas/rid) Editor : M.Ridwan
#arus penyeberangan saat tahun baru #lalulintas penyeberangan #hari pertama penyeberangan saat tahun baru #Gilimanuk - Ketapang #polres jembrana