Ini karena beberapa negara termasuk Tiongkok, sebagian wilayahnya angka penderita Covid-19 masih terjadi lonjakan. Sebagai gambaran, di Shanghai, misalnya, Chen Erzhen, salah seorang dokter senior memperkirakan bahwa 70 persen populasi di wilayah Shanghai, sudah terinfeksi Covid-19
Nah, terkait itu, Handy Heryudhitiawan selaku General Manager PT. Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali menerangkan pada dasarnya, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali telah melayani penerbangan internasional khususnya dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT).
Pelayanan penerbangan tersebut telah dilayani oleh China Airlines, Cathay Pacific, dan Eva Air dengan rute Taipei dan Hong Kong. “Pada dasarnya kami sudah melayani penerbangan internasional khususnya Republik Rakyat Tiongkok,” terang Handy Heryudhitiawan, Senin (9/1/2023).
Kata dia, persyaratan perjalanan dilaksanakan sesuai dengan Surat Edaran dari Kementerian Perhubungan nomor 88 tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Luar Negeri dengan Transportasi Udara pada Masa Pandemi Covid-19 yang berlaku mulai 1 September 2022. “Proses saat ini adalah ketika penumpang internasional tiba, seluruh penumpang wajib melakukan pemeriksaan suhu tubuh melalui thermal scanner diawasi oleh petugas KKP,” bebernya.
Lebih lanjut, profiling oleh petugas juga dilaksanakan untuk memperhatikan kondisi fisik penumpang tersebut, apakah nampak sakit atau sehat. “Tentu yang kelihatan tidak fit akan dipisahkan dan dilakukan interview terkait dengan kondisi kesehatannya,” terangnya.
Seperti diketahui untuk penerbangan rute dari Tiongkok - Denpasar sudah dilayani oleh tiga maskapai yakni Cathay Pacific, China Airlines dan Eva Air.
Adapun rutenya Hongkong - Denpasar dan Taipei (RRT) - Denpasar. Jadwal penerbangan Hongkong – Denpasar dengan maskapai Cathay Pacific setiap hari. Taipei (RRT) - Denpasar dengan maskapai Eva Air dan China Airlines setiap hari. “Untuk rute penerbangan Tiongkok - Denpasar kami sudah melayani tiga maskapai,” jelasnya.
Gianyar Menyambut Gembira
Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bali, Dr. dr. I Nyoman Gede Anom mengakui bahwa Bali siap menerima wisatawan dari manca negara. Karena vaksin booster di Bali sudah mencapai lebih dari 80 persen.
“Sehingga secara umum imunitas masyarakat Bali sudah sangat tinggi, kasus Covid-19 di Bali sudah sangat kondusif, masyarakat Bali masih taat terhadap prokes,” pungkasnya.
Gianyar Menyambut Gembira
Seperti diketahui, China memang menjadi salah satu negara penyumbang wisatawan terbanyak ke Bali. Terkait kabar baik itu
Plt. Kadis Pariwisata Gianyar, Gusti Ngurah Bagus Adi Widya Utama, menyambut baik kebijakan pemerintah yang kerap dijuluki negeri tirai bambu tersebut.
Gusti Ngurah Bagus Adi Widya Utama mengungkapkan bahwa pemerintah tentunya menyambut baik kabar tersebut. Sehingga nantinya kedatangan wisatawan ke Tiongkok bisa kembali membuat pariwisata Bali, khusunya Gianyar kembali bergairah.
Apalagi, sebelum pandemi melanda, wisatawan China cukup berperan dalam menyumbang pendapatan asli daerah Gianyar. Dimana biasanya, wisatawan asal Tiongkok berkunjung ke Gianyara karena menyukai kuliner dan juga souvenir yang ada di kabupaten Gianyar.
“Kami di Gianyar sangat menyambut optimistis, apalagi wisatawan asal China sangat suka souvenir dan kuliner Gianyar," katanya Senin (9/1/2023). Dilanjutkannya, bahwa saat ini pemerintah juga pusat juga mennyambut baik kabar itu.
Hal itu terbukti dari adanya kebijakan yang diterapkan. Dimana sebelumnya, Kemenpatekraf RI telah memberikan kebijakan. Di mana Bandara Ngurah Rai dapat tujuan penerbangan langsung dari China. Sehingga hal itu memungkinkan kedatangan wisatawan asal China bisa dengan mudah ke Bali.
"Dari data yang ada, jumlah kunjungan wisatawan asal Tiongkok ke Indonesia mengalami puncaknya di Tahun 2019, dengan jumlah 2,07 juta wisatawan dan sebagian besar mengunjungi Bali. Sedangkan di Tahun 2020 dan 2021 jumlah kunjungan tidak lebih dari 94.000. Secara nasional target kunjungan wisatawan asal Tiongkok sebanyak 253.000 wisatawan," pungkasnya.[made dwija putra/marsellus pampur/radar bali]
Editor : Hari Puspita