Selain Gubernur Bali, hadir juga, diantaranya Konsulat Jenderal RRT di Denpasar, Zhu Xinglong, Deputi Pemasaran Kemenparekraf RI Made Ayu Marthini, Pesawat mendarat pukul 10.40 dengan mengangkut 210 orang penumpang (191 dewasa, 17 anak, 2 infant) menggunakan pesawat Lion Air nomor penerbangan JT2648. Penyambutan dilakukan di depan depan Gate 1 terminal Kedatangan International Bandara I Gusti Ngurah Rai melalui pengalungan bunga kepada penumpang oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Bali serta Deputi Bidang Pemasaran dan Pimpinan kementerian/lembaga terkait.
Dalam sambutannya, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan bahwa yang dinantikan akhirnya datang juga. Saat pertemuan G20 beberapa bulan lalu, Koster sempat berkomunikasi dengan Presiden China Xi Jinping supaya mengizinkan warganya berlibur ke Bali. Xi Jinping menjawab tunggu waktu yang tepat. " Dan hari ini hari yang tepat 22 Januari 2023 tepat dengan Hari Imlek," ucapnya.
Koster menjelaskan sebelum Covid-19, jumlah wisatawan Tiongkok yang berlibur ke Bali sebanyak 1.2 juta. Nomor dua terbanyak setelah Australia. Pada tahun 2019 jumlah wisatawan mancanegara ke Bali mencapai 6,3 juta dan berharap tahun 2023 dia targetkan wisman 4.5 juta. " Waktu 2022 wisman yang sudah datang 2.2 juta. Paling tidak tahun ini 70 persen lah dari jumlah wisman 2019," ucapnya.
Konsulat Jenderal RRT di Denpasar, Zhu Xinglong, menyatakan mulai 6 Februari mendatang warga Tiongkok secara berkelompok akan keluar negeri dan Indonesia termasuk 20 negara yang terdaftar sebagai negara percontohan di Tiongkok. Konsulat akan mendorong kota-kota besar di Tiongkok untuk menambahkan penerbangan ke Bali seperti Beijing dan Shanghai.
Zhu mengatakan, kasus pandemi di Tiongkok sudah membaik sehingga warga diperbolehkan untuk berwisata. Bali menjadi pilihan favorit warga Tiongkok. “Tentu ini sangat menggembirakan bisa menyambut mereka disini bersama Gubernur Bali. Kami akan terus berkomitmen meningkatkan kerjasama untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan Tiongkok ke Bali,” tuturnya.
Deputi Pemasaran Kemenparekraf RI Made Ayu Marthini mengucapkan terima kasih atas penyambutan penumpang charter flight pertama dari Tiongkok ini, target tahun 2023 penumpang dari China akan masuk 255.300 penumpang, kemungkinan akan tercapai melebihi dari target tersebut. “Pada Februari nanti pemerintah Tiongkok akan kembali melepas wisman ke sejumlah negara termasuk Indonesia," ujarnya.
Kakanim Ngurah Rai Sugito mengatakan Seluruh penumpang charter flight dari Shenzhen China ke Denpasar ini diberikan izin masuk dengan Visa Kunjungan Saat Kedatangan (VKSK) atau Visa on Arrival (VoA). Melalui kedatangan charter flight ini dan mulai banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Bali diharapkan dapat membantu perekonomian Bali untuk segera pulih kembali. Saat ini Kantor Imigrasi Ngurah Rai sedang menyiapkan 36 perangkat tambahan yang akan digunakan dalam proses pemeriksaan keimigrasian di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Perangkat tersebut akan diprioritaskan pada area kedatangan guna mengantisipasi lonjakan penumpang yang datang. (feb/rid) Editor : M.Ridwan