“Ini masih dalam rentang normalnya. Rata-rata suhu udara maksimum berdasar empat pengamatan stasiun di Bali April 2023 berkisar antara 30.5 - 32.7 Celsius dan itu masih kategori normal,” ucap Prakirawan BMKG Wilayah III Denpasar, Kadek Setiya Dewi saat diwawancarai Jawa Pos Radar Bali.
Suhu udara dikatakan ekstrem jika mengalami kenaikan tiga derajat celcius di atas rata - rata nya. Lebih lanjut dijelaskan, untuk di Bali kondisi suhu udara dari data pengamatan terakhir masih normal dengan suhu minimal 23 derajat dan maksimum 34 derajat.
Setiya Dewi mengatakan, panas yang terjadi di wilayah Bali disebabkan karena wilayah Bali sudah memasuki musim kemarau. Cuaca panas dan gerah saat ini dipengaruhi masa udara yang bergerak dari Benua Australia menuju Benua Asia yang melewati Indonesia.
“Kondisi masa udara yang berasal dari Benua Australia cenderung kering. Saat melewati Indonesia khususnya Bali, cenderung menghasilkan kondisi yang lebih panas dari biasanya,” paparnya.
Kondisi langit beserta keberadaan awan. Jika langit cerah dan tidak berawan, maka akan terjadi suhu tinggi atau panas. Hal ini menyebabkan radiasi matahari tidak terhalang dan bisa masuk ke permukaan Bumi.
Imbauan untuk masyarakat menggunakan pelindung agar tidak terpapar langsung sinar matahari seperti tabir surya, topi, payung, jaket saat melakukan aktivitas di luar ruangan
Selanjutnya, mengonsumsi air mineral dan diimbangi dengan buah dan sayuran. Juga menggunakan pakaian yang longgar dengan bahan yang mudah menyerap keringat. [ni kadek novi febriani/radar bali]
Editor : Hari Puspita